Kapolres Kapuas Hulu perintah jajaran untuk sosialisasi larangan mudik

id polres kapuas hulu

Ilustrasi - Apel gabungan di Polres Kapuas Hulu dalam rangka penegakan disiplin protokol kesehatan di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. ANTARA/Timotius.

Putussibau, Kapuas Hulu (ANTARA) - Kepala Polres Kapuas Hulu, Kalimantan Barat AKBP Wedy Mahadi memerintahkan seluruh jajarannya terus melakukan sosialisasi terkait dengan larangan mudik Lebaran tahun ini dan penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19. "Saya ingatkan jajaran khususnya yang baru melaksanakan serah terima jabatan untuk segera menyesuaikan diri serta melakukan sosialisasi larangan mudik," kata dia saat memimpin sertijab sejumlah kapolsek dan kasat di lingkungan Polres Kapuas Hulu di Putussibau, Jumat (16/4). Dia mengatakan saat ini Polres Kapuas Hulu sedang melaksanakan Operasi Keselamatan Tahun 2021 dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif, disertai penegakan hukum secara selektif prioritas, baik itu protokol kesehatan maupun sosialisasi larangan mudik Lebaran. Dia menjelaskan tentang perlunya sosialisasi terkait dengan larangan mudik agar masyarakat memahami serta bersama-sama menghindari penularan pandemi COVID-19 di daerah setempat. "Berikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat, terutama penerapan protokol kesehatan dan larangan mudik Lebaran, agar masyarakat memahami itu semua demi kebaikan bersama di tengah pandemi COVID-19," kata Wedy.
Pada kesempatan itu, ia juga menjelaskan tentang sertijab sejumlah pejabat di lingkungan polres setempat.
 "Jabatan tidak ada yang abadi, jabatan adalah penghargaan dari pimpinan, bukan berarti pejabat yang diganti tidak baik dan sertijab yang dilaksanakan merupakan suatu hal yang biasa dalam organisasi, hal ini dalam rangka peningkatan kinerja organisasi dan karier," ucap Wedy.

Baca juga: Polresta Cirebon antisipasi pemudik lewati "jalur tikus"
Baca juga: Dinkes Jateng masifkan sosialiasi larangan mudik Lebaran 2021
Baca juga: Jokowi jelaskan alasan pemerintah larang mudik Lebaran 2021

Pewarta : Teofilusianto Timotius
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar