DPP PKB beri rekomendasi Surunuddin Dangga-Rasyid maju Pilkada Konsel

id Pilkada

Surunuddin Dangga (kiri) saat menerima Surat Keputusan (SK) dukungan dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) 2020. (ANTARA/HO)

Kendari (ANTARA) - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi mengeluarkan Surat Keputusan (SK) dukungan kepada Surunuddin Dangga berpasangan dengan Rasyid untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Konawe Selatan 2020.

"Saat ini, baru Konawe Selatan yang diputuskan DPP. Dalam beberapa hari ke depan akan menyusul daerah lain yang menggelar pilkada," kata Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Sulawesi Tenggara Jaelani dalam keterangan tertulisnya, Kamis.

Dukungan terhadap pasangan Surunuddin dan Rasyid ini tertuang dalam Surat Keputusan DPP PKB dengan Nomor 2841/DPP/01/VI/2020.

Baca juga: PKS bangun koalisi untuk menangkan Pilkada Depok

Jaelani menyebut, dari beberapa partai yang memiliki kursi di DPRD Konsel, PKB merupakan partai pertama yang merekomendasikan calon di Pilkada Konsel. Dukungan PKB di Pilkada 2020, kata dia, mengacu pada realitas politik di masyarakat dan tentunya elektabilitas calon.

"Kenapa harus mendukung Surunuddin dan Rasyid karena memiliki kesamaan visi dan melihat realitas politik di masyarakat," katanya.

Terhadap keputusan DPP ini, lanjut pria yang akrab disapa Bang Jay ini, seluruh kader di bawah mulai dari pengurus tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan hingga ranting untuk bekerja keras memenangkan pasangan Surunuddin-Rasyid.

"Meminta kepada semua struktur PKB, DPRD sampai ranting untuk bahu membahu dalam pemenangan Surunuddin-Rasyid," katanya.

Di DPRD Konsel, PKB memiliki dua kursi dari total 35 kursi. Surunuddin-Rasyid butuh tambahan lima kursi lagi untuk bisa maju di Pilkada Konsel. Melihat realitas politik dan partai, Surunuddin berpotensi diusung Golkar dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Pewarta : Muhammad Harianto
Editor: M Arief Iskandar
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar