Tambah dua, pasien positif COVID-19 Kabupaten Madiun-Jatim naik 26

id coroa madiun,corona kabupaten madiun,corona,korona,covid-19,virus corona,pemkab madiun,kabupaten madiun,jatim,jawa timur,protokol kesehatan,masker,cuc

Tangkapan layar peta sebaran kasus COVID-19 di Kabupaten Madiun, Jatim per Rabu (27/5/ 2020) pukul 16.00 WIB. (FOTO ANTARA/HO-Humas Kabupaten Madiun/Lr)

Madiun, Jatim (ANTARA) - Bupati Madiun, Jawa Timur  Ahmad Dawami menyatakan jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di wilayah itu bertambah dua orang hingga jumlah keseluruhan kasusnya menjadi 26 orang.

"Hari ini tanggal 27 Mei 2020 terdapat penambahan pasien positif COVID-19 di Kabupaten Madiun sebanyak dua orang. Jadi, total jumlah pasien positif  menjadi 26 orang," kata Bupati Ahmad Dawami di Madiun, Rabu malam.

Dia mengatakan tambahan dua pasien COVID-19 tersebut berasal dari Kecamatan Wungu dan Balerejo, Kabupaten Madiun.

Sesuai data, kedua pasien tersebut adalah pasien ke-25 berinisial HP berusia 27 tahun warga Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Pasien HP ini tinggal di rumah mertuanya dan beridentitas kartu tanda penduduk (KTP) Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.

Kemudian pasien ke-26 berinisial SK seorang pria berusia 52 tahun, warga Desa Kuwu, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun.

Tim Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Madiun bersama Dinas Kesehatan setempat segera melakukan pelacakan terhadap pihak yang pernah melakukan kontak fisik dengan pasien.

Gugus Tugas juga terus mengingatkan warga Kabupaten Madiun untuk tetap disiplin menjalani protokol kesehatan, di antaranya menggunakan masker saat keluar rumah, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Dengan tambahan dua kasus baru tersebut, jumlah warga di Kabupaten Madiun yang terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 26 orang.

Sesuai data, dari 26 pasien COVID-19 tersebut, sembilan orang telah dinyatakan sembuh dan 17 orang masih menjalani perawatan dan karantina di beberapa rumah sakit, di antaranya RSUD Caruban dan RS Dolopo, Kabupaten Madiun, demikian Ahmad Dawani.

Baca juga: Pasien positif COVID-19 di Madiun bertambah enam

Baca juga: 94 santri Temboro asal Kabupaten Madiun jalani rapid test ulang

Baca juga: Gubernur Jatim tinjau ruang isolasi COVID-19 di RSUD Dolopo Madiun

Baca juga: Madiun tutup sementara semua objek wisata

Pewarta : Louis Rika Stevani
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar