Balitbangkes Aceh telah periksa 312 swab, hasilnya 17 positif corona

id Aceh,Pemprov Aceh,Covid-19,Banda Aceh ,Balitbangkes Aceh,Banda Litbangkes Aceh,312 sampel swab

Dokumentasi - Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah meresmikan laboratorium real timepolymerase chain reaction (RT-PCR) milik Balitbangkes Kementerian Kesehatan RI di Banda Aceh, Kamis (16/4/2020). ANTARA/Khalis Surry/aa.

Banda Aceh (ANTARA) - Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan RI di Siron, Kabupaten Aceh Besar telah memeriksa sebanyak 312 sampel swab tenggorokan dan 17 sampel diantaranya terkonfirmasi positif COVID-19.

"Kami sudah periksa sampel sejak sejak 17 April sampai dengan 18 Mei sebanyak 312, yang terkonfirmasi positif sebanyak 17 sampel, sisanya 295 hasilnya negatif," kata Kepala Balai Litbangkes Aceh dr Fahmi Ichwansyah, di Banda Aceh, Selasa.

Sedangkan satu kasus positif lainnya di Aceh merupakan hasil pemeriksaan dari Balai Litbangkes Jakarta.

Ia menjelaskan, sejak tiga hari terakhir, di Tanah Rencong tidak ada penambahan kasus positif COVID-19, begitu juga dengan masyarakat yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP).

"Jumlah sampel yang masuk setiap hari semakin berkurang, dalam satu minggu terakhir, sampel yang masuk di bawah 10 sampel setiap harinya. Kalau biasanya bervariasi, antara 10 sampai dengan 21 sampel," ujarnya.

Baca juga: Dua hari tak ada penambahan positif COVID-19 di Aceh
Baca juga: Aceh laporkan dua pasien sembuh dan satu OTG positif corona


Selain itu, dia menyebutkan, sejauh ini proses pemeriksaan uji sampel swab di Tanah Rencong dengan metode real time polymerase chain reaction (RT PCR) berjalan dengan lancar.

Kebutuhan cairan reagen atau senyawa kimia yang digunakan dalam proses uji sampel swab tersebut juga masih sangat cukup, hanya saja perlu mengantispasi pengadaan barang habis pakai di laboratorium.

"Seperti tip nomor 20 dan plate RT PCR yang sudah menipis jumlahnya. Sekarang tim logistik Balai Litbangkes Aceh bersama Dinkes Aceh terus berupaya pengadaannya melalui distributor di Jakarta," katanya.

Ia juga mengimbau warga untuk disiplin mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Apalagi menjelang perayaan hari raya Idul Fitri 1441 hijriah.

"Mohon kepada semua masyarakat patuhi ketentuan pemerintah jangan bepergian bila tidak penting, tetap jaga jarak, kenakan masker dan tetap selalu cuci tangan pakai sabun," ujarnya.

Baca juga: Semua santri Aceh klaster Magetan telah sembuh corona
Baca juga: IDI Aceh sebut Tanah Rencong akan cepat kondusif COVID-19

Pewarta : Khalis Surry
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar