Kasus positif COVID-19 Riau bertambah tiga, satu meninggal

id penanganan corona di riau,tenaga kesehatan positif corona,virus corona,covid-19

Juru Bicara COVID-19 Riau dr. Indra Yovi Sp.P (K) memberikan keterangan pers di Kota Pekanbaru, Senin (13/4/2020). (ANTARA/FB Anggoro)

Pekanbaru (ANTARA) - Jumlah kasus positif COVID-19 di Provinsi Riau bertambah tiga orang pada Sabtu, satu diantaranya tenaga kesehatan dan satu pasien sudah meninggal dunia.

Juru Bicara COVID-19 Riau dr. Indra Yovi Sp.P (K) di Pekanbaru menyatakan dengan penambahan tiga kasus baru membuat total kasus terkonfirmasi positif di Provinsi Riau kini ada 45 kasus. Tenaga kesehatan yang positif COVID-19 ada lima orang dan baru satu yang sembuh.

“Rinciannya 24 pasien dirawat, 16 sehat dan sudah dipulangkan dan lima meninggal dunia,” katanya.

Ia menjelaskan pasien ke-43 positif COVID-19 berinisial AF, warga Kota Pekanbaru. Pasien berusia 44 tahun ini punya riwayat perjalanan ke Jakarta dan Bandung pada 20 Maret 2020.

Baca juga: Gubernur segera ajukan PSBB di seluruh Provinsi Riau

Baca juga: Satu PDP COVID-19 meninggal di RSUD Bengkalis-Riau, sebut Gugus Tugas


“Mengingat riwayat perjalanan tersebut sudah cukup lama, akan dilakukan tracing (penelusuran-Red) untuk memastikan sumber penularan pasien AF,” ujarnya.

Kemudian pasien ke-44 adalah pasien dalam pengawasan (PDP) yang telah meninggal pada 15 April 2020 dan hasil uji spesimen swab pasien baru keluar hari ini. Pasien tersebut berinisial N, warga Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Pasien berusia 59 tahun ini meninggal dengan penyakit penyerta pneumonia dan diabetes mellitus.

Pasien ke-45 adalah seorang tenaga medis berinisial AMN, warga Kabupaten Bengkalis. Tenaga Kesehatan (Nakes) berusia 33 tahun ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Bengkalis.

"Sumber transmisi dari Nakes belum bisa dipastikan,” kata Indra Yovi seraya menambahkan Dinas Kesehatan Provinsi Riau akan melakukan tracing kontak dari pasien AF, N dan AMN.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bengkalis, Johansyah Syafri, menambahkan pasien tenaga medis yang positif tersebut berprofesi sebagai dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkalis. Ini adalah pertama kalinya kasus positif COVID-19 di Bengkalis dari tenaga medis.

Penyebab tertularnya dokter tersebut belum dipastikan, namun AMN sempat merawat satu PDP di RSUD Bengkalis. Hanya saja hasil uji swab terhadap PDP tersebut negatif COVID-19.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Riau, masih ada 224 PDP yang masih dirawat, sedangkan yang meninggal dunia ada 88 orang. Sementara itu, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 11.166 orang.*

Baca juga: Pasien COVID-19 Riau bertambah lagi dari klaster pertemuan Dumai

Baca juga: Seorang santri Riau pulang dari Magetan positif COVID-19


Pewarta : FB Anggoro
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar