Puluhan petugas-sukarelawan disebar BPBD Lebak-Banten cegah COVID-19

id lebak,banten,petugas kebencanaan,sukarelawan,cegah COVID-19,corona

Petugas gabungan memberikan sosialisasi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kepada pengendara di Jalan M.H Thamrin, Cikokol, Kota Tangerang, Banten, Rabu (15/4/2020). Menteri Kesehatan menyetujui penerapan PSBB di Tangerang Raya yang akan mulai diterapkan pada Sabtu (18/4) dalam rangka percepatan penanganan COVID-19. ANTARA FOTO/Fauzan/wsj.

Lebak, Banten (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten menyebar puluhan petugas kebencanaan dan sukarelawan untuk membantu di 10 posko pengawasan lalu lintas guna pemeriksaan penumpang angkutan kendaraan umum maupun kendaraan pribadi dalam pencegahan penyebaran COVID-19 daerah itu.

"Semua petugas kebencanaan dan sukarelawan selama 24 jam melakukan pengawasan lalu lintas untuk mencegah penyebaran virus corona jenis baru (COVID-19) ," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak Kaprawi di Lebak, Kamis.

Ia menjelaskan para petugas kebencanaan dan sukarelawan tersebut membantu tenaga medis yang melakukan pemeriksaan di posko perbatasan juga mengantisipasi peluang bencana alam sehubungan curah hujan yang meningkat.

Petugas di posko perbatasan tersebut kemudian menurunkan penumpang angkutan umum dan pribadi yang hendak masuk ke wilayah Kabupaten Lebak untuk dilakukan pemeriksaan.

Petugas kebencanaan dan sukarelawan juga mencatat nama-nama penumpang berkat riwayat penyakit dan juga melakukan penyemprotan kendaraan dengan cairan disinfektan.

"Kami menyebarkan sebanyak 40 orang petugas kebencanaan dan sukarelawan. Mereka disebar di 10 posko perbatasan Kabupaten Lebak antara lain posko Citeras, Warunggunung, Cibadak, Maja, Curugbitung, Cipanas, Jalupang, Binuangeun, Cibeber dan Cibareno," katanya.

Menurut dia, pihaknya juga akan membantu penumpang jika ditemukan suhu tubuhnya di atas 38 derajat Celcius dengan mengantarkan ke RSUD Adjidarmo Rangkasbitung guna penanganan dan pemeriksaan kesehatan.

Ia mengatakan sejauh ini masyarakat Kabupaten Lebak belum ditemukan yang terpapar virus COVID-19, namun untuk kasus orang dalam pemantauan (ODP) COVID-19 hingga Rabu (15/4) tercatat 418 orang terdiri atas 113 orang berstatus pemantauan dan 305 orang berstatus aman, sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) tercatat lima orang.

"Kami berkomitmen untuk membantu agar Lebak terbebas dari penyebaran COVID-19," demikian Kaprawi.

Baca juga: Kasus ODP COVID-19 di Lebak bertambah empat orang

Baca juga: Aktivitas malam di Rangkasbitung tetap ramai saat wabah COVID-19

Baca juga: Lebak hentikan operasional layanan angkutan AKAP cegah wabah corona

Baca juga: Cegah corona, Polres Lebak siagakan personel di perbatasan

Pewarta : Mansyur suryana
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar