Kemarin, cerita WNI dari Wuhan dan penyelamatan buaya berkalung ban

id humaniora kemarin

Seekor buaya liar berkalung ban bekas berjemur di Sungai Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (15/1/2020). (Antara Foto / Basri Marzuki)

Jakarta (ANTARA) - Terdapat sejumlah berita bidang humaniora pada hari Minggu (16/2) yang masih bisa disimak rangkuman informasinya pada hari ini mulai dari cerita-cerita kepulangan WNI yang diobservasi di Natuna, upaya penyelamatan buaya berkalung ban, hingga kesiapan Indonesia untuk membantu China untuk menghadapi virus COVID-19.

Cerita-cerita para WNI saat berada di Wuhan

Terdapat berbagai cerita tentang para WNI dari Wuhan yang sudah berhasil pulang ke rumah masing-masing setelah menjalani masa observasi kesehatan 14 hari di Natuna Kepulauan Riau. Salah satunya Nadia Ramadanissa Saubari mahasiswa kedokteran di Wuhan asal Kalimantan Selatan yang tetap sehat tidak terinfeksi virus COVID-19 berkat doa orang tuanya. Cerita lainnya datang dari Muhammad Lutfhi Madani mahasiswa Hubei Polytechnic University dari Banjarmasin. Dia mengatakan kebanyakan para mahasiswa asing tidak ada yang terinfeksi virus, melainkan COVID-19 lebih banyak menyerang warga lokal.

Simak kisah selengkapnya di sini dan di sini.

Kisah upaya penyelamatan buaya berkalung ban

Buaya yang tersangkut ban di lehernya sehingga terlihat mengalungi sebuah ban masih belum berhasil diselamatkan. Buaya berkalung ban yang sudah lama terlihat di Kota Palu Sulawesi Tengah tersebut hampir berhasil ditangkap oleh tim Satgas Penyelamatan dibantu oleh ahli buaya asal Australia Matt Wright.

Simak cerita penyelamatan buaya berkalung ban di sini.

Indonesia siap bantu China hadapi COVID-19

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menegaskan bahwa Indonesia siap sedia untuk membantu China mengatasi virus COVID-19 di negeri tirai bambu tersebut. Pernyataan Menkes Terawan ini sebagai bentuk penegasan kembali pernyataan Presiden Joko Widodo yang menelepon langsung Presiden China Xi Jinping untuk menawarkan bantuan.

Simak bantuan apa saja yang akan disiapkan oleh Pemerintah Indonesia di sini.

Pewarta : Aditya Ramadhan
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar