Banjarmasin harus contoh Bogor jika pindahkan PKL

id Relokasi PKL di Banjarmasin, Banjarmasin belajar ke Kota Bogor, DPRD Banjarmasin Norlatifah

Ilustrasi warga mengamati pakaian yang dijual pedagang kaki lima (PKL) saat berlangsungnya Hari TANPA Kendaraan Bermotor di zona PKL, Jalan Kebon Kacang Raya. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar.

Banjarmasin (ANTARA) - Anggota DPRD Banjarmasin, Norlatifah, mengatakan, pemerintah kota setempat harus mencontoh Bogor dan Jakarta Barat jika melakukan relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL).

Sebab kedua kota itu, ujar dia di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin, berhasil menghidupkan para PKL yang dipindahkan ke tempat lain, bahkan lebih baik dari tempat sebelumnya.

Baca juga: PKL Senen pindah, Satpol PP dipastikan tetap berjaga di trotoar Senen

"Ini yang kita pelajari dari kunjungan kerja komisi ke Kota Bogor dan Jakarta Barat terkait pembinaan UKM di dua kota itu," ujar Norlatifah yang duduk di Komisi II DPRD Banjarmasin.

Ternyata, kata dia, pembinaan UKM di sana sangat baik dan patut dicontoh, khususnya bagi penataan kalangan PKL, direlokasi ketitik yang strategis dan lahan yang disediakan adalah milik pemerintah kota setempat. "Kalau di kota kita ini kan cara memindahkan PKL ditempatkan di lahan swasta, hingga PKL jadi makin merana, karena harus bayar sewa selamanya," kata dia.

Baca juga: PKL Senen direlokasi ke Pasar Baru pada Kamis

Padahal, ucap dia, para PKL itu sudah sangat berat dengan berpindah tempat itu, karena mereka menata ulang untuk mendatangkan pelanggan.

"Meskipun awalnya digratiskan setahun misalnya, tetap saja akhirnya mereka diberatkan untuk sewa, padahal pendapatan mereka tidak bisa diprediksi bagaimana di tempat baru tersebut kedepannya," tuturnya.

Pewarta : Sukarli
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar