Empat orang tewas dalam kecelakaan di Tol Pasuruan

id kecelakaan bus,bus pasuruan,pjr polda jatim

Bus yang terlibat kecelakaan di Tol Pasuruan, Jumat (15-11-2019), mengakibatkan empat orang tewas. ANTARA/HO

Surabaya (ANTARA) - Empat orang tewas dalam kecelakaan bus yang ditumpangi rombongan warga Pasuruan dengan sebuah truk terjadi di Tol Gempol-Grati Pasuruan, tepatnya di KM 805 Jalur A, Jumat.

Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Jawa Timur Kompol Dwi Sumrahadi Rakhmanto dikonfirmasi di Surabaya mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 04.30 WIB.

Saat itu bus bernopol N-7864-UW yang dikemudikan M. Syafi'i, Warga Pasuruan diketahui berjalan dari arah Surabaya menuju Grati di lajur cepat

"Setelah tiba di Kilometer 805 A dengan kecepatan tinggi, diduga pengemudi bus dalam kondisi mengantuk sehingga menabrak bodi belakang kendaraan tronton dengan nopol L-9422-US yang dikemudikan Gunadi, warga Tuban," katanya.

Baca juga: Tujuh korban meninggal kecelakaan Tol Cipali sudah dibawa keluarga

Akibat tabrakan itu, truk tronton terdorong ke bahu jalan dan terguling hingga ke luar lajur, sedangkan bus keluar jalur dan mengalami kerusakan parah pada bodi bagian depan.

"Untuk korban luka, masih dalam pendataan," ujarnya.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Frans Barung Mangera yang mengatakan bahwa anggota kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara.

"Perkara ini masih dalam penanganan petugas," katanya.

Baca juga: Dua bus terlibat kecelakaan Tol Cipali ternyata layak jalan

Berikut identitas nama korban yang meninggal dunia:

1. M. Syafi'i, (48), alamat: Doropayung Barat RT004/004 Kecamatan Purworejo, Kabupaten Pasuruan.

2. Zaini, (47), alamat: Desa Kalipang RT03/08 Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

3. Sultonia (35), perempuan, alamat: Desa Kalipang RT03/08 Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

4. Rizka Falaha (2), perempuan, alamat: Desa Kalipang RT03/08, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.


Pewarta : Fiqih Arfani/Willy Irawan
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar