PMI Kabupaten Tangerang diberangkatkan bantu korban karhutla Riau

id Palang Merah Indonesian,PMI Kabupaten Tangerang,Pemkab Tangerang,Karhutla Riau

Pemkab Tangerang, Banten memberangkatkan relawan PMI dan lembaga lainnya ke lokasi karhutla di Riau. (Foto: PMI Kabupaten Tangerang)

Tangerang, Banten (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Palang Merah Indonesia (PMI) mengirimkan 17 relawan peduli pascakebakaran hutan dan lahan (karhutla) Riau.

"Tim relawan yang berangkat itu terdiri dari PMI Kabupaten Tangerang, Puskesmas Sepatan, Diskominfo, Bank BJB, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI)," kata Ketua PMI Kabupaten Tangerang, Banten  Soma Atmaja melalui sambungan telepon, Selasa.

Tim relawan yang berangkat ini akan melakukan aksi kemanusiaan untuk turut membantu para korban yang ada di Riau. Aksi kemanusiaan ini untuk menunjukkan rasa kepeduliaan kepada  para korban bencana karhutla. Tim ini berangkat ke Riau pada 21 Oktober dan akan kembali ke Tangerang 27 Oktober 2019.

Baca juga: BNPB: Januari-Agustus 2019, kebakaran hutan capai 328.724 hektare

"Semoga apa yang diharapkan dapat terwujud dengan baik dan apa yang kita laksanakan dapat membantu saudara kita yang sedang terkena musibah," katanya.

Bupati Tangerang A Zaki mengatakan aksi ini merupakan salah satu bentuk kepedulian masyarakat Kabupaten Tangerang kepada sesama khususnya korban bencana alam yang ada di Indonesia.

Ia berharap kedatangan tim relawan untuk membantu korban karhutla di Riau bisa meringankan beban mereka.

Baca juga: Polda Riau sudah tetapkan 70 tersangka karhutla termasuk korporasi

Zaki berpesan kepada relawan yang diberangkatkan agar menjaga kondisi kesehatan karena saat bertugas pasti akan menguras tenaga dan energi. Meskipun akan melelahkan tetapi, semangat harus dijaga dan selalu berkoordinasi dengan aparat di lokasi.

"Mohon direkam dan dicatat apa saja yang dibutuhkan korban bencana agar ke depan kita bisa mempersiapkan bantuan itu, sesuai dengan keinginan korban," katanya.  

Baca juga: Karhuta Riau meluas hingga 2.719 hektare

Pewarta : Aditia Aulia Rohman
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar