Diduga kelelahan, peserta karnaval di Blitar meninggal dunia

id peserta karnaval meninggal,kabupaten blitar,karnaval agustusan blitar

Polisi membantu pengamanan warga Desa Sanan Kulon, Kabupaten Blitar yang meninggal setelah ikut karnaval umum di Desa/Kecamatan Sanan Kulon, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Minggu (18/8/2019). Foto Antara Jatim/ istimewa

Blitar (ANTARA) - Seorang ibu peserta karnaval umum di Desa Sanan Kulon, Kabupaten Blitar, Jawa Timur bernama Marsuti (54) meninggal dunia diduga kelelahan setelah mengikuti kegiatan untuk memperingati HUT Ke-74 RI di daerah itu.

"Korban mengikuti karnaval dalam rangka agustusan (memperingati HUT Kemerdekaan, red.) dengan jalan kaki dan setelah berjalan kaki sejauh satu kilometer, tepatnya di barat pertigaan jalan Desa Sanan Kulon, tiba-tiba korban terjatuh dan pingsan," kata Kapolsek Sanankulon AKP Agus Tri di Blitar, Minggu.

Ia mengatakan kegiatan itu digelar Minggu siang. Korban ditolong warga lainnya, dibawa ke RS Syuhada Haji Kota Blitar dan langsung mendapatkan pertolongan tim medis. Petugas berusaha keras menyelamatkannya, namun yang bersangkutan meninggal.

"Setelah ada pertolongan dari rumah sakit korban ternyata meninggal dunia," kata dia.

Ia menegaskan korban diduga pingsan karena kelelahan dan bukan karena getaran dari perangkat tata suara dalam kegiatan itu, mengingat jarak antara perangkat tata suara dengan korban sekitar 300 meter.

Dari keterangan medis pihak rumah sakit juga tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuhnya.

"Korban diduga kelelahan. Informasi keluarga sebelum kejadian korban sering mengeluh capai, masuk angin, dan punya riwayat darah tinggi. Di jasad korban juga tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan," kata dia.

Korban setelah mendapatkan perawatan tim medis rumah sakit, langsung dibawa ke rumah duka di Dusun Genengan, Desa/Kecamatan Sanan Kulon, Kabupaten Blitar.

Keluarga terpukul dengan kejadian tersebut. Mereka tidak bisa menahan tangis. Namun, mereka harus menerima kenyataan bahwa korban sudah meninggal dunia.

Setelah tiba di rumah, keluarga bersiap untuk memakamkan yang bersangkutan. Para pelayat juga tiba di rumah duka, ikut menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya yang bersangkutan.

Polisi juga mengimbau warga yang ikut karnaval untuk menjaga kesehatannya.

Jika mempunyai riwayat sakit, dianjurkan untuk istirahat. Terlebih lagi, saat memperingati HUT Kemerdekaan RI, banyak agenda masyarakat, salah satunya karnaval.

Baca juga: Karnaval kendaraan hias menghibur warga Kota Timika
Baca juga: Pemkot Kendari gelar karnaval juang

Pewarta : Asmaul Chusna
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar