Seorang korban meninggal dalam bentrok di pabrik aluminum India

id bentrok di India,pabrik aluminium

Pengunjuk rasa berusaha menerobos barikade polisi saat terjadi bentrok dalam unjuk rasa di New Delhi, India, Kamis (7/2). Puluhan pengunjuk rasa dari Organisasi Perempuan Demokratik Seluruh India (AIDWA) menggelar aksi Kamis kemarin, menuntut implementasi hukuman yang lebih keras dan proses pengadilan yang lebih cepat terhadap kasus-kasus pemerkosaan. (REUTERS/Adnan Abidi)

New Delhi (ANTARA) - Satu orang meninggal dalam bentrok antara polisi dan pengunjukrasa di luar pabrik aluminium Vedanta Ltd di sebelah timur negara bagian Odisha, kata pihak perusahaan, Senin.

Peristiwa itu terjadi kurang dari setahun setelah polisi melepas tembakan ke arah para pengunjukrasa yang melawan pengoperasian pabrik lain Vedanta yang memproduksi tembaga olahan di Thoothukudi di negara bagian Tamil Nadu dan menewaskan 13 korban.

Dalam pernyataan kepada Reuters, Vedanta mengatakan terdapat seorang korban meninggal dan banyak lainnya terluka dalam bentrokan di pabrik Lanjigarh.

"Seperti informasi terbaru dari rumah sakit, seseorang yang terluka akibat bentrokan itu dinyatakan kehilangan nyawanya," menurut Vedanta kepada Reuters.

"Petugas Pasukan Keamanan Industri Odisha yang menengahi saat protes berlangsung juga mengalami cedera," kata pihak perusahaan.

Vedanta tidak memberikan tanggapan tentang permohonan para pengunjukrasa. Media di Odisha melaporkan bahwa mereka bergerak untuk mencari pekerjaan bagi penduduk setempat.

Sumber: Reuters

Baca juga: Pakistan-India pulihkan layanan kereta
Baca juga: Pengadilan Tinggi Madras: korupsi menyebar seperti kanker

Pewarta : Maria Dian A
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar