Penanaman bibit bakau di Pekalongan
- 08 June 2023 20:14 WIB, 2023
Petugas melakukan tes rapid antigen santri di Pondok Pesantren Syafi'i Akrom, Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa (15/6/2021). Menurut Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid, sebanyak 33 dari sekitar 500 santri dinyatakan reaktif usai mengikuti kegiatan Haflah Akhirussanah internal pondok pesantren pada Senin (14/5) malam dengan sekitar 75 persen santri tidak menggunakan masker dan kegiatan pada malam itu dinyatakan tidak memiliki izin dari gugus tugas COVID-19. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/tom.
Sejumlah santriwati berbincang menggunakan masker usai mengikuti tes rapid antigen yang dilakukan oleh petugas kesehatan di Pondok Pesantren Syafi'i Akrom, Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa (15/6/2021). Menurut Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid, sebanyak 33 dari sekitar 500 santri dinyatakan reaktif usai mengikuti kegiatan Haflah Akhirussanah internal pondok pesantren pada Senin (14/5) malam dengan sekitar 75 persen santri tidak menggunakan masker dan kegiatan pada malam itu dinyatakan tidak memiliki izin dari gugus tugas COVID-19. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/tom.
Petugas melakukan tes rapid antigen santri di Pondok Pesantren Syafi'i Akrom, Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa (15/6/2021). Menurut Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid, sebanyak 33 dari sekitar 500 santri dinyatakan reaktif usai mengikuti kegiatan Haflah Akhirussanah internal pondok pesantren pada Senin (14/5) malam dengan sekitar 75 persen santri tidak menggunakan masker dan kegiatan pada malam itu dinyatakan tidak memiliki izin dari gugus tugas COVID-19. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/tom.