Rupiah Menguat Menjadi Rp11.513
Rabu, 30 April 2014 10:43 WIB
Ilustrasi - Nilai Tukar Rupiah Seorang petugas melakukan pengecekan uang di cash center BNI di Jakarta. (ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo)
Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank menguat menjadi Rp11.513 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp11.548 per dolar AS.
"Ekspektasi pasar terhadap inflasi April yang masih terjaga menjadi salah satu katalis pendorong mata uang rupiah menguat pagi ini," kata Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada, di Jakarta, Rabu.
Ia menambahkan bahwa ekspektasi positif juga datang untuk data neraca perdagangan Indonesia yang diproyeksikan kembali mengalami surplus.
"Meski secara akumulasi neraca perdagangan Indonesia masih defisit, namun trennya cenderung menyempit," katanya.
Kendati demikian, menurut dia, sentimen dari eksternal masih membatasi laju nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menyusul rencana bank sentral AS (the Fed) yang akan kembali mengurangi stimulus keuangannya sebesar 10 miliar dolar AS.
Di sisi lain, lanjut dia, sanksi internasional yang dikenakan kepada Rusia, lalu data inflasi Jerman yang di bawah estimasi dan melambatnya ekonomi Inggris dapat berdampak negatif bagi pemulihan ekonomi global.
"Sentimen di pasar keuangan cukup bervariasi sehingga pergerakan rupiah cenderung masih terbatas," ucapnya. (*)
Pewarta : -
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
35 kantor berita Asia Pasifik membahas penanganan disinformasi di Moskow
23 September 2026 21:11 WIB
Perum LKBN ANTARA galang kerja sama dengan tiga media Rusia berskala global
23 September 2026 9:00 WIB
Tim SAR kembali sisir daratan Carita hingga Pantai Anyer cari jurnalis dan kru kapal yang hilang
17 September 2026 9:31 WIB
TNI AU sebut empat tersangka penganiaya AMF hingga tewas terancam dipecat
16 September 2026 12:51 WIB
Perum LKBN ANTARA perkuat peran sebagai "gateway" Indonesia ke Asia dan dunia
15 September 2026 11:14 WIB
Korban selamat kecelakaan laut KMP Virgo dirawat sejumlah RS di Banjarmasin
15 September 2026 10:46 WIB
Basarnas mencari 129 korban KM Virgo hingga 2.600 mil laut dari titik koordinat
14 September 2026 14:40 WIB