Rupiah Melemah Rp11.652
Selasa, 4 Maret 2014 11:39 WIB
"Nilai tukar rupiah melemah pada pagi ini menyusul data neraca perdagangan Januari 2014 yang mencatatkan defisit," kata Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada, di Jakarta, Selasa.
Meski demikian, menurut dia, sentimen negatif dari defisit neraca perdagangan Indonesia itu masih dapat diimbangi dengan rendahnya rilis inflasi bulanan pada Februari yang sebesar 0,26 persen, lebih rendah dibandingkan Januari di level 0,75 persen.
"Kembali defisitnya neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini karena berkurangnya ekspor bahan mentah akibat kebijakan pembatasan ekspor minerba, namun sejauh ini mata uang rupiah masih cukup stabil terhadap dolar AS," kata dia.
Pengamat pasar uang Bank Himpunan Saudara, Rully Nova, menambahkan koreksi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS merupakan hal yang sehat bagi pasar keuangan domestik.
Menurut dia, secara umum level rupiah saat ini masih sesuai dengan kondisi fundamental ekonomi Indonesia.
"Diharapkan sentimen dari dalam negeri mampu menahan berita-berita negatif eksternal menyusul perlambatan data manufaktur di sejumlah negara-negara kawasan Asia," kata dia
Pewarta : -
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
35 kantor berita Asia Pasifik membahas penanganan disinformasi di Moskow
23 September 2026 21:11 WIB
Perum LKBN ANTARA galang kerja sama dengan tiga media Rusia berskala global
23 September 2026 9:00 WIB
Tim SAR kembali sisir daratan Carita hingga Pantai Anyer cari jurnalis dan kru kapal yang hilang
17 September 2026 9:31 WIB
TNI AU sebut empat tersangka penganiaya AMF hingga tewas terancam dipecat
16 September 2026 12:51 WIB
Perum LKBN ANTARA perkuat peran sebagai "gateway" Indonesia ke Asia dan dunia
15 September 2026 11:14 WIB
Korban selamat kecelakaan laut KMP Virgo dirawat sejumlah RS di Banjarmasin
15 September 2026 10:46 WIB
Basarnas mencari 129 korban KM Virgo hingga 2.600 mil laut dari titik koordinat
14 September 2026 14:40 WIB