Rupiah Menguat 36 Poin
Jumat, 28 Februari 2014 12:07 WIB
ILUSTRASI (ANTARANews/ferly)
"Pengaruh cuaca yang kurang baik di AS mengganggu perbaikan ekonominya, sehingga pelaku pasar merespon negatif terhadap dolar AS dan menaikan mata uang kawasan Asia, termasuk rupiah," kata Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada di Jakarta, Jumat.
Ia menambahkan data produk domestik bruto (PDB) AS juga diperkirakan melambat seiring dengan kondisi cuaca yang kurang baik sehingga sentimen pelemahan dolar AS diperkirakan berlanjut.
Ia mengatakan sentimen pengurangan stimulus the Fed untuk kembali mengurangi pembelian obligasi setiap bulannya juga cenderung sudah diantisipasi pasar.
"Meski demikian, laju rupiah cenderung mulai terbatas menyusul sikap pelaku pasar uang yang hati-hati," kata dia.
Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra menambahkan dolar AS melemah terhadap mata uang utama setelah testimoni Ketua Federal Reserve Janet Yellen yang memberikan isyarat bahwa bank sentral AS tetap mempertahankan kebijakan pelonggaran moneter lebih lama.
"Pelaku pasar uang memperkirakan the Fed dapat menunda pemangkasan stimulus moneter dan tetap mempertahankan tingkat suku bunga rendah jika pelambatan ekonomi AS yang belakangan terjadi disebabkan oleh faktor yang lebih luas daripada cuaca yang buruk.
Pewarta : -
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
35 kantor berita Asia Pasifik membahas penanganan disinformasi di Moskow
23 September 2026 21:11 WIB
Perum LKBN ANTARA galang kerja sama dengan tiga media Rusia berskala global
23 September 2026 9:00 WIB
Tim SAR kembali sisir daratan Carita hingga Pantai Anyer cari jurnalis dan kru kapal yang hilang
17 September 2026 9:31 WIB
TNI AU sebut empat tersangka penganiaya AMF hingga tewas terancam dipecat
16 September 2026 12:51 WIB
Perum LKBN ANTARA perkuat peran sebagai "gateway" Indonesia ke Asia dan dunia
15 September 2026 11:14 WIB
Korban selamat kecelakaan laut KMP Virgo dirawat sejumlah RS di Banjarmasin
15 September 2026 10:46 WIB
Basarnas mencari 129 korban KM Virgo hingga 2.600 mil laut dari titik koordinat
14 September 2026 14:40 WIB