Stroke Bisa Datang Akibat Cemas
Senin, 23 Desember 2013 12:57 WIB
Penelitian terbaru Universitas Pittsburgh, menunjukkan individu dengan tingkat kecemasan tinggi memiliki peningkatan risiko mengalami stroke.
Para peneliti mengatakan bahwa masalah kecemasan - yang dicirikan dengan ketakutan, ketidaknyamanan dan rasa khawatir- dialamai oleh 20 persen orang dewasa di Amerika Serikat kurang lebih 6 bulan terakhir.
Stroke terjadi saat aliran darah ke otak berhenti dan kondisi ini menghentikan oksigen serta nutrien yang vital untuk otak.
Saat kondisi ini terjadi, sel-sel otak mati, tergantung pada bagian otak tempat stroke terjadi.
Efek yang dirasakan penderita ialah kelumpuhan, masalah bicara atau pandangan, kehilangan ingatan dan perubahan perilaku.
Para peneliti mencatat, stroke berada pada urutan ke empat pembunuh di Amerika Serikat dan merupakan penyebab ketidakmampuan.
"Kecemasan merupakan perilaku yang dimodifikasi," kata doktor dari Universitas Pittsburgh dan penulis utama studi, Maya Lambiase seperti dilansir dalam Medical News Today.
"Mengetahui dan mengobati kecemasan dapat memperbaiki kualitas hidup secara keseluruhan sekaligus mengurangi risiko penyakit kardiovaskular seperti stroke," kata Lambiase.
Para pengamat mengatakan studi mereka adalah yang pertama kali menunjukkan hubungan antara tingginya kecemasan dan meningkatnya risiko stroke.
Dalam penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Stroke ini, tim peneliti menganalisa lebih dari 6.000 individu berusia antara 25 dan 70 tahun yang tidak pernah mengalami stroke.
Partisipan ini merupakan bagian dari the National Health and Nutrition Examination Survey (NHANES), yang terlibat dalam pengumpulan data antara 1971 dan 1975.
Partisipan mengisi kuesioner yang mengukur kecemasan dan tingkat depresi.
Tim peneliti mengikuti mereka selama22 tahun, mencatat kejadian stroke dari sertifikat kematian dan laporan dari rumah sakit dan panti jompo.
Para peneliti juga menemukan orang dengan tingkat kecemasan tinggi lebih mungkin merokok dan tidak aktif secara fisik.
Pewarta : Antaranews
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK ungkap identitas delapan orang yang diperiksa secara intensif terkait OTT Lombok Barat
21 July 2026 11:03 WIB
Presiden Prabowo: LNG Abadi Masela proyek penting yang ditunggu selama tiga dekade
16 July 2026 19:46 WIB
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Kemenkes Prioritaskan Kasus Kanker Payudara dan Serviks yang Banyak Diidap Perempuan
01 February 2017 14:42 WIB, 2017
Menkes: Konsumsi Buah Sayur Lokal Penting dalam Mewujudkan Gizi Seimbang
25 January 2017 15:32 WIB, 2017
Menko PMK Akui Layanan BPJS Kesehatan lebih Maju dibanding awal 2014
25 January 2017 12:32 WIB, 2017
Penelitian: Orang yang tinggal dekat Jalan Raya Berisiko Mengidap Demensia
05 January 2017 11:08 WIB, 2017
Presiden Minta Bayi yang masih dalam Kandungan Penting diberi Protein dan Gizi Cukup
05 December 2016 16:26 WIB, 2016