Nilai Rupiah Turun 35 Poin
Jumat, 11 Oktober 2013 10:50 WIB
Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta pada Jumat pagi tercatat Rp11.135 per dolar AS.
"Dolar AS cenderung menguat terhadap mayoritas mata uang dunia, termasuk rupiah seiring meningkatnya optimisme bahwa AS akan segera mencapai kesepakatan untuk menghindari ancaman gagal bayar utang," kata Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra.
"Ada beberapa perkembangan positif bagi dolar AS sehinga menekan nilai tukar domestik," kata dia serta menambahkan The Fed mengindikasikan peluang pengurangan stimulus keuangan AS akhir tahun ini masih terbuka.
Sementara pengamat pasar uang Bank Himpunan Saudara, Ruly Nova, mengatakan revisi pertumbuhan ekonomi global oleh Dana Moneter Internasional (IMF) masih membayangi nilai tukar mata uang negara-negara berkembang.
"Sebelumnya IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi global sebesar 3,6 persen, namun IMF merevisi menjadi 2,9 persen, kondisi itu mendorong mata uang negara berkembang, termasuk rupiah tertekan," ujar dia.
Pewarta : -
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
35 kantor berita Asia Pasifik membahas penanganan disinformasi di Moskow
23 September 2026 21:11 WIB
Perum LKBN ANTARA galang kerja sama dengan tiga media Rusia berskala global
23 September 2026 9:00 WIB
Tim SAR kembali sisir daratan Carita hingga Pantai Anyer cari jurnalis dan kru kapal yang hilang
17 September 2026 9:31 WIB
TNI AU sebut empat tersangka penganiaya AMF hingga tewas terancam dipecat
16 September 2026 12:51 WIB
Perum LKBN ANTARA perkuat peran sebagai "gateway" Indonesia ke Asia dan dunia
15 September 2026 11:14 WIB
Korban selamat kecelakaan laut KMP Virgo dirawat sejumlah RS di Banjarmasin
15 September 2026 10:46 WIB
Basarnas mencari 129 korban KM Virgo hingga 2.600 mil laut dari titik koordinat
14 September 2026 14:40 WIB