ANTARA Minta Jaminan Keamanan Wartawannya di Mesir
Kamis, 29 Agustus 2013 15:53 WIB
"Namun kami tetap minta jaminan keamanan atas Munawar karena isterinya di Tangerang sangat trauma khawatir suaminya ditangkap lagi saat menjalankan tugasnya," katanya di Jakarta, Kamis.
Kusaeni sudah menyampaikan permintaan perlindungan atas Munawar dalam sebuah pertemuan dengan Dubes Mesir Baha Dessouki dan memperoleh jaminan dari pemerintah yang berkuasa di Mesir.
Kepada Dubes Mesir itu, Kusaeni mengatakan Kepala Biro Antara Kairo Munawar Saman Makyanie bukan hanya mata dan telinga bagi Antara, tapi juga mata dan telinga pembaca Indonesia yang haus akan informasi terkini dan akurat mengenai situasi terakhir Mesir.
Munawar aktif memberikan laporan perkembangan Mesir dari perspektif kepentingan pembaca Indonesia dan langkah-langkah KBRI seperti rencana evakuasi WNI dan kegiatan mahasiswa Yang belajar di Negeri Piramida itu.
Namun pada 16 Agustus Munawar ditangkap saat memotret pergerakan kendaraan militer di Jalan Salah Salim dekat Lapangan Ramses.
Munawar dibawa ke suatu tempat yang tidak diketahui karena kepalanya ditutup, diinterogasi dan peralatan kerjanya dirampas.
"Ia dibebaskan hari itu juga," kata Dubes Dessouki.
"Itu karena hubungan baik Indonesia dengan Mesir. Memotret fasilitas militer menurut hukum dilarang dan pelanggarnya bisa diadili," katanya.
Munawar memang dibebaskan, namun `memory card` kameranya diambil.
Sementara itu Prof.Ahmad Selim dari Universitas Kairo mengatakan Munawar sangat beruntung dibebaskan dan diperbolehkan tetap berada di Mesir menjalankan tugas kewartawanannya.
"Padahal secara hukum bisa saja dia dideportasi. Ini pasti karena hubungan baik Mesir-Indonesia," katanya.
Atas kasus penangkapan itu, Kusaeni menawarkan untuk memulangkan Munawar ke Tanah Air demi menjaga keselamatannya.
"Saya bilang ke Munawar bahwa tidak ada berita sebesar apapun yang seharga nyawa anda. Jika ada risiko terhadap keselamatan, anda bisa pulang pada penerbangan pertama," kata Kusaeni.
Tapi Munawar menolak pulang. Ia memilih bertahan di Kairo dan bertekad kalau terjadi hal terburuk ia akan menjadi WNI terakhir yang meninggalkan Mesir.
"Saya ini wartawan. Sudah menjadi risiko pekerjaan," kata Munawar.
Pewarta : Antaranews
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
35 kantor berita Asia Pasifik membahas penanganan disinformasi di Moskow
23 September 2026 21:11 WIB
Perum LKBN ANTARA galang kerja sama dengan tiga media Rusia berskala global
23 September 2026 9:00 WIB
Tim SAR kembali sisir daratan Carita hingga Pantai Anyer cari jurnalis dan kru kapal yang hilang
17 September 2026 9:31 WIB
TNI AU sebut empat tersangka penganiaya AMF hingga tewas terancam dipecat
16 September 2026 12:51 WIB
Perum LKBN ANTARA perkuat peran sebagai "gateway" Indonesia ke Asia dan dunia
15 September 2026 11:14 WIB
Korban selamat kecelakaan laut KMP Virgo dirawat sejumlah RS di Banjarmasin
15 September 2026 10:46 WIB
Basarnas mencari 129 korban KM Virgo hingga 2.600 mil laut dari titik koordinat
14 September 2026 14:40 WIB
Terpopuler - Politik dan Hankam
Lihat Juga
Zulkifli Hasan Berharap Jakarta Kembali Tenang dan Damai Setelah Pilkada
02 February 2017 6:50 WIB, 2017
Agus: Saya hanya Sampaikan "Salam Hormat" ke Pak Maruf dan Pengurus PBNU
01 February 2017 19:04 WIB, 2017
" Presiden Jokowi Ingin Bertemu Saya, Tapi Dilarang Dua-Tiga di Sekeliling Beliau," Kata SBY
01 February 2017 18:35 WIB, 2017
Tim Anies-Sandi: Kegiatan PT MWS pada Masyarakat Tentang Reklamasi Pulau G Memaksakan Ambisi
01 February 2017 17:17 WIB, 2017
Setnov: NU Salalu Hadir sebagai Organisasi yang Suarakan Perdamaian dan Kesejukan
01 February 2017 16:41 WIB, 2017
Ahok Menyayangkan ada Pihak yang Mengadu Domba bahwa Dia Menghina Integritas PBNU
01 February 2017 16:12 WIB, 2017
Din: Tudingan Ahok Terhadap Maruf Bernada Sarkastik dan Sangat Menghina
01 February 2017 15:58 WIB, 2017
SBY perlu Klarifikasi Pernyataan Kuasa Hukum Ahok yang Mengkaitkan Fatwa MUI
01 February 2017 14:56 WIB, 2017