Bom di Mapolres Poso Berdaya Ledak Rendah
Senin, 3 Juni 2013 17:19 WIB
"Meski tubuh pelaku hancur dan kendaraannya rusak, bangunan di sekitar tidak terkena dampaknya," kata Soemarno kepada wartawan di Palu, Senin.
Dia mengatakan bahwa bom tersebut memang mematikan jika terdapat orang yang berjarak sekitar 2 meter dari sumber ledakan.
Sementara itu, lokasi bangunan di sekitar ledakan bom tetap utuh seperti semula, tidak retakan kaca, atau dinding rusak.
Meski demikian, kata dia, hingga saat ini polisi masih terus melakukan penyelidikan.
Polisi sendiri telah mengumpulkan serpihan material bom dan kendaraan milik pelaku yang hancur di halaman Mapolres Poso.
Dia mengakui bahwa polisi kesulitan mengidentifikasi pelaku ledakan bom bunuh diri yang terjadi sekitar pukul 07.55 WITA itu.
"Tubuh dan wajah pelaku hancur sehingga susah sekali dikenali," katanya.
Sementara itu, potongan-potongan jenazah korban juga sudah dikumpulkan untuk proses autopsi.
"Akan tetapi, semua itu tergantung tim dari Mabes Polri apakah jenazah akan diperiksa di Poso atau di Palu," katanya.
Kabupaten Poso sendiri berjarak 220 kilometer dari Palu, Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah.
Pelaku bom bunuh diri itu berjenis kelamin laki-laki dan berumur sekitar 24--35 tahun.
Beberapa saat setelah insiden bom bunuh diri, polisi meningkatkan pengamanan dengan melakukan razia di sejumlah daerah perbatasan.
Soemarno mengatakan bahwa peningkatan pengamanan itu untuk mengantisipasi adanya pelaku teror yang masih berkeliaran di Kabupaten Poso.
Peningkatan keamanan juga dilakukan di sejumlah kantor Polres dan Polda Sulawesi Tengah. "Kita tetap mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi," katanya.
Sejumlah pihak juga mengecam aksi bom bunuh diri tersebut, termasuk Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola yang meminta aparat keamanan mengusut tuntas kasus itu.
Pewarta : Antaranews
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim SAR kembali sisir daratan Carita hingga Pantai Anyer cari jurnalis dan kru kapal yang hilang
17 September 2026 9:31 WIB
TNI AU sebut empat tersangka penganiaya AMF hingga tewas terancam dipecat
16 September 2026 12:51 WIB
Perum LKBN ANTARA perkuat peran sebagai "gateway" Indonesia ke Asia dan dunia
15 September 2026 11:14 WIB
Korban selamat kecelakaan laut KMP Virgo dirawat sejumlah RS di Banjarmasin
15 September 2026 10:46 WIB
Basarnas mencari 129 korban KM Virgo hingga 2.600 mil laut dari titik koordinat
14 September 2026 14:40 WIB
Tiga kapal TNI AL dilibatkan untuk pencarian lima jurnalis di Selat Sunda
10 September 2026 11:32 WIB
KPK menduga ada tarif tertentu untuk promosi jabatan di lingkungan Pemkab Pemalang
10 September 2026 10:40 WIB
Terpopuler - Hukum dan Kriminal
Lihat Juga
"Garis Bawahi Ya Hanya kamaludin yang Minta Uang,Patrialis tidak Pernah," kata Basuki
01 February 2017 18:16 WIB, 2017
Pengacara Minta Penyidik Menyelidiki Laporan agar Membongkar Kasus Rekayasa Antasari
01 February 2017 16:25 WIB, 2017