Presiden Optimistis Indonesia Capai Target MDGs
Kamis, 28 Maret 2013 10:24 WIB
Optimisme itu dikemukakan oleh Presiden Yudhoyono dalam konferensi pers bersama Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf dan Menteri Pembangunan Internasional Justine Greening di Nusa Dua, Bali, Rabu petang, seusai pertemuan panel PBB tentang agenda pembangunan pasca-2015.
"Hampir pasti, sebagian besar akan bisa Indonesia capai sampai 2015. Sebagian melampaui target sasaran dan sebagian pas dengan sasaran," kata Presiden.
Ia menjelaskan bahwa Indonesia masih memiliki lebih dari dua tahun sebelum berakhirnya 2015 untuk mencapai delapan target MDGs.
Oleh karena itu dalam waktu yang tersisa pemerintah, kata Presiden, akan mendorong capaian-capaian MDGs yang masih sulit untuk dicapai misal penurunan angka kematian ibu.
"Kalau ada yang kurang, kita masih mempunyai waktu 2,5 tahun untuk meningkatkan, memperbaiki, melakukan kebijakan khusus dengan anggaran khusus untuk mencapai MDGs," katanya.
Beberapa target yang saat ini belum dapat dipenuhi, tambah Presiden, akan terus didorong agar tercapai pada 2015, setidaknya tepat sesuai target.
Tahun lalu menjelang menghadiri KTT Rio+20 Presiden Yudhoyono memperkirakan lebih dari separuh negara di dunia tidak bisa mencapai seluruh sasaran MDGs pada 2015.
Delapan target MDGs yang tidak mampu dicapai semua negara itu meliputi mengurangi kemiskinan absolut, melakukan pendidikan dasar, pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender, mengurangi kematian anak dan balita, mengurangi kematian ibu melahirkan, mengatasi penyakit menular seperti HIV dan malaria, pengelolaan lingkungan yang baik dan kerjsama internasional untuk mencapai MDGs.
Bercermin pada realitas itu maka para pemimpin dunia kembali berkumpul di Rio de Janeiro, Brazil, 20-22 Juni 2012, untuk menggelar Konferensi Rio+20 guna memastikan bahwa komitmen yang dituangkan dalam kerangka MDGs betul-betul membawa perubahan yang signifikan bagi masyarakat dunia.
MDGs adalah komitmen para pemimpin dunia yang dideklarasikan September 2000. Mereka menetapkan target untuk mencapai pembangunan di delapan sektor pada tahun 2015.
Pewarta : Antaranews
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
SAR Timika menemukan 8 korban kapal LCT di Perairan Puriri dalam keadaan selamat
29 September 2026 9:16 WIB
35 kantor berita Asia Pasifik membahas penanganan disinformasi di Moskow
23 September 2026 21:11 WIB
Perum LKBN ANTARA galang kerja sama dengan tiga media Rusia berskala global
23 September 2026 9:00 WIB
Tim SAR kembali sisir daratan Carita hingga Pantai Anyer cari jurnalis dan kru kapal yang hilang
17 September 2026 9:31 WIB
TNI AU sebut empat tersangka penganiaya AMF hingga tewas terancam dipecat
16 September 2026 12:51 WIB
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Kemenkes Prioritaskan Kasus Kanker Payudara dan Serviks yang Banyak Diidap Perempuan
01 February 2017 14:42 WIB, 2017
Menkes: Konsumsi Buah Sayur Lokal Penting dalam Mewujudkan Gizi Seimbang
25 January 2017 15:32 WIB, 2017
Menko PMK Akui Layanan BPJS Kesehatan lebih Maju dibanding awal 2014
25 January 2017 12:32 WIB, 2017
Penelitian: Orang yang tinggal dekat Jalan Raya Berisiko Mengidap Demensia
05 January 2017 11:08 WIB, 2017
Presiden Minta Bayi yang masih dalam Kandungan Penting diberi Protein dan Gizi Cukup
05 December 2016 16:26 WIB, 2016