Kurs Rupiah Bergerak Naik
Kamis, 28 Maret 2013 9:45 WIB
Kurs rupiah terhadap dolar AS dalam transaksi antarbank di Jakarta pada Kamis pagi tercatat Rp9.722 per dolar AS. (ANTARA/Ismar Patrizki)
Analis Trust Securities, Reza Priyambada, mengatakan nilai tukar rupiah bergerak naik seiring dengan meredanya sentimen negatif dari krisis keuangan di Siprus.
Para pelaku pasar, kata dia, berharap pemerintah Siprus dapat mengontrol permodalan supaya dana investor tidak keluar.
"Pemerintah Siprus diharapkan dapat mencegah pelarian deposito karena deposan besar di bank negara itu berpotensi terpangkas 40 persen," katanya.
Sementara sentimen dalam negeri, lanjut dia, masih cukup stabil karena fundamental ekonomi Indonesia masih tumbuh.
Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, memperkirakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan cenderung bergerak pada kisaran sempit.
Pewarta : Antaranews
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
35 kantor berita Asia Pasifik membahas penanganan disinformasi di Moskow
23 September 2026 21:11 WIB
Perum LKBN ANTARA galang kerja sama dengan tiga media Rusia berskala global
23 September 2026 9:00 WIB
Tim SAR kembali sisir daratan Carita hingga Pantai Anyer cari jurnalis dan kru kapal yang hilang
17 September 2026 9:31 WIB
TNI AU sebut empat tersangka penganiaya AMF hingga tewas terancam dipecat
16 September 2026 12:51 WIB
Perum LKBN ANTARA perkuat peran sebagai "gateway" Indonesia ke Asia dan dunia
15 September 2026 11:14 WIB
Korban selamat kecelakaan laut KMP Virgo dirawat sejumlah RS di Banjarmasin
15 September 2026 10:46 WIB
Basarnas mencari 129 korban KM Virgo hingga 2.600 mil laut dari titik koordinat
14 September 2026 14:40 WIB