Nilai Rupiah Naik Tipis
Rabu, 20 Februari 2013 9:44 WIB
Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta pada Rabu pagi tercatat Rp9.695 per dolar AS. (ANTARA/Ismar Patrizki)
"Pergerakan nilai tukar rupiah menguat tipis menyusul pelaku pasar yang tidak terlalu mengkhawatirkan isu currency war (perang mata uang) terlalu berlebihan," kata analis Trust Securities, Reza Priyambada.
Meski demikian, lanjut dia, pergerakan rupiah masih dibayangi oleh pernyataan Bank Sentral Eropa (ECB) tentang kemungkinan adanya risiko dalam pemulihan ekonomi Eropa.
"Hasil pertemuan bank sentral Australia dan Jepang yang akan melanjutkan kebijakan moneter longgar nantinya akan mempengaruhi pergerakan mata uang Asia termasuk rupiah," kata dia.
Pengamat pasar uang Samuel Sekuritas, Lana Soelistianingsih, memperkirakan nilai tukar rupiah masih berpotensi menguat pada kisaran Rp9.690 per dolar AS dan Rp9.710 per dolar AS.
"Pertimbangan kekawatiran terhadap defisit neraca perdagangan yang masih berlanjut akan memicu nilai tukar melemah, namun tetap dengan penjagaan BI," kata dia.
(KR-ZMF)
Pewarta : -
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
35 kantor berita Asia Pasifik membahas penanganan disinformasi di Moskow
23 September 2026 21:11 WIB
Perum LKBN ANTARA galang kerja sama dengan tiga media Rusia berskala global
23 September 2026 9:00 WIB
Tim SAR kembali sisir daratan Carita hingga Pantai Anyer cari jurnalis dan kru kapal yang hilang
17 September 2026 9:31 WIB
TNI AU sebut empat tersangka penganiaya AMF hingga tewas terancam dipecat
16 September 2026 12:51 WIB
Perum LKBN ANTARA perkuat peran sebagai "gateway" Indonesia ke Asia dan dunia
15 September 2026 11:14 WIB
Korban selamat kecelakaan laut KMP Virgo dirawat sejumlah RS di Banjarmasin
15 September 2026 10:46 WIB
Basarnas mencari 129 korban KM Virgo hingga 2.600 mil laut dari titik koordinat
14 September 2026 14:40 WIB