SBY Pantau Situasi Terakhir Mesir
Sabtu, 2 Februari 2013 17:21 WIB
"Kami berharap situasi aman di Kairo. Jika ada keadaan darurat, tentu akan merespon," katanya dalam keterangan pers dengan wartawan di Monrovia, Liberia, Sabtu dini hari waktu Indonesia.
Menurut Presiden, Kairo belum memberikan penjelasan tentang kondisi dan situasi yang sebenarnya sehingga tidak ada informasi mengenai penundaan jadwal KTT yang bakal dihadiri sekitar 50 kepala negara dan kepala pemerintahan anggota OKI.
"Kalau saya sebagai presiden dan saya mengadakan perhelatan, saya akan menjamin kemanannya," kata Presiden, didampingi Menlu Marty Natalegawa dan sejumlah menteri kabinet.
Jika situasi tidak kondisif, SBY mengerti KTT OKI itu ditunda. "Tidak menyalahkan siapa-siapa. Yang penting tujuan dari KTT OKI tercapai, kalau ada sesuatu yang mengganggu tujuan itu, saya mengerti kalaupun harus ditunda," lanjut Kepala Negara.
Namun, sampai saat ini belum ada penjelasan resmi dari pemerintah Mesir sehingga Presiden meminta Menlu terus berkomunikasi dengan Dubes RI di Kairo dan mengabarkan situasi terakhir Kairo kepada Presiden.
SBY menambahkan, banyak kepala negara akan hadir pada KTT OKI, sementara situasi tidak kondusif di Mesir. Ada tiga provinsi yang diterapkan dalam keadaan darurat. Di Kairo juga mulai terjadi gelombang unjuk rasa.
Pengalaman sewaktu di Thailand, kata Presiden, membuat undangan pertemuan KTT ASEAN terpaksa dihentikan dan sejumlah peserta dievakuasi. SBY waktu itu baru mendarat di Bangkok karena situasi tidak memungkinkan pulang kembali ke Tanah Air.
"Kami berharap situasi aman di Kairo," demikian Presiden SBY.
Rombongan Presiden RI dari Liberia bertolak ke Nigeria, lalu umroh ke Tanah Suci Mekkah dan Madinah. Sebelum kembali ke Tanah Air, Presiden menghadiri KTT OKI di Mesir.
Pewarta : -
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menkomdigi tekankan inovasi teknologi dan AI wajib berpusat pada manusia
30 September 2026 13:11 WIB
KPK mendalami dugaan Silmy Karim dan Bagus memberi uang setiap bimbingan S3
30 September 2026 8:44 WIB
SAR Timika menemukan 8 korban kapal LCT di Perairan Puriri dalam keadaan selamat
29 September 2026 9:16 WIB
35 kantor berita Asia Pasifik membahas penanganan disinformasi di Moskow
23 September 2026 21:11 WIB
Perum LKBN ANTARA galang kerja sama dengan tiga media Rusia berskala global
23 September 2026 9:00 WIB
Tim SAR kembali sisir daratan Carita hingga Pantai Anyer cari jurnalis dan kru kapal yang hilang
17 September 2026 9:31 WIB
Terpopuler - Politik dan Hankam
Lihat Juga
Zulkifli Hasan Berharap Jakarta Kembali Tenang dan Damai Setelah Pilkada
02 February 2017 6:50 WIB, 2017
Agus: Saya hanya Sampaikan "Salam Hormat" ke Pak Maruf dan Pengurus PBNU
01 February 2017 19:04 WIB, 2017
" Presiden Jokowi Ingin Bertemu Saya, Tapi Dilarang Dua-Tiga di Sekeliling Beliau," Kata SBY
01 February 2017 18:35 WIB, 2017
Tim Anies-Sandi: Kegiatan PT MWS pada Masyarakat Tentang Reklamasi Pulau G Memaksakan Ambisi
01 February 2017 17:17 WIB, 2017
Setnov: NU Salalu Hadir sebagai Organisasi yang Suarakan Perdamaian dan Kesejukan
01 February 2017 16:41 WIB, 2017
Ahok Menyayangkan ada Pihak yang Mengadu Domba bahwa Dia Menghina Integritas PBNU
01 February 2017 16:12 WIB, 2017
Din: Tudingan Ahok Terhadap Maruf Bernada Sarkastik dan Sangat Menghina
01 February 2017 15:58 WIB, 2017
SBY perlu Klarifikasi Pernyataan Kuasa Hukum Ahok yang Mengkaitkan Fatwa MUI
01 February 2017 14:56 WIB, 2017