General Manager PSIS Ferdinand Hindiarto didampingi Manajer Tim Setyo Agung Nugroho di Semarang, Jumat, mengatakan, tidak hanya pemain asing tetapi pemain lokal PSIS juga masih menunggu pengesahan.

Persoalan pengesahan pemain ini, menurut dia, tidak hanya diaalami PSIS saja tetapi juga tim-tim lain peserta Divisi Utama.

"Semua persyaratan administrasi sudah kita penuhi dan sekarang ini sudah masuk ke meja Liga Indonesia. Mungkin Sabtu (26/1) atau Minggu (27/7) menjelang pertandingan semuanya sudah beres dan pemain siap dimainkan lawan PSCS," katanya.

"Seperti pengalaman kompetisi sebelumnya, pengesahan pemain akan keluar satu atau dua hari sebelum pertandingan," kata Setyo Agung Nugroho.

Menurut dia, biasanya pada laga perdana ada mitos bahwa pertandingan itu akan sulit tetapi yang terpenting adalah konsentrasi tentu hal-hal seperti itu bisa diatasi.
"Pemain harus punya prinsip tidak kenal laga perdana, kandang, atau tandang. Semua pertandingan harus dimenangkan," katanya.

Ferdinand Hindiarto mengatakan secara tim, persiapan, finansial, tim Mahesa Jenar sudah siap mengarungi musim kompetisi mendatang. "Sudah tidak ada masalah yang berarti semua komponen sudah siap berlaga di kompetisi mendatang," katanya.

Ia mengakui, setiap dua pekan sekali manajemen selalu menjalin pertemuan dengan pelatih dan pemain. "Kami sudah menyepakati skema permainan dan strageti yang harus dimainkan tim saat pertandingan melawan lawan," katanya.

Termasuk, kata dia, pemain-pemain yang akan diturunkan mulai babak pertama, kemudian jika ada pergantian pemain, siapa yang akan menggantikannya sudah dibahas pada pertemuan tersebut.

"Target kita pada kompetisi mendatang adalah yang muda, bertenaga, dan juara. Ini akan selalu kita terapkan pada setiap pertandingan dan tentunya kita harus menang setiap menghadapi lawan," katanya.