BEI Berharap Kurs Rupiah Stabil
Rabu, 16 Januari 2013 13:14 WIB
Direktur Utama, Bursa Efek Indonesia (BEI), Ito Warsito (ANTARA)
"Tentu kita berharap nilai rupiah stabil, melemahnya nilai tukar domestik terhadap dolar AS membuat harga saham di BEI dalam dolar AS menjadi lebih murah," ujar Direktur Utama BEI Ito Warsito di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, nilai tukar rupiah yang tidak stabil juga dapat membuat pelaku pasar asing khawatir, sehingga berdampak pada pelemahan indeks harga saham gabungan (IHSG) BEI.
Meski demikian, kata dia, ada dampak positif dari pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Pasalnya, melemahnya kurs mata uang rupiah itu membuat pelaku pasar asing masuk ke pasar modal domestik.
"Perlu diketahui melemahnya rupiah membuat `net buy` asing. Hingga Selasa (15/1) sudah mencapai Rp2,8 triliun. Tetapi kalau rupiah tidak stabil mereka juga jadi takut," kata dia.
Ia mengaku, otoritas Bursa tidak ada koordinasi dengan pihak Bank Indonesia (BI) untuk mencegah nilai tukar rupiah melemah lebih dalam terhadap dolar AS.
Ia juga mengatakan, meski nilai tukar rupiah cenderung melemah terhadap dolar AS, pihak BEI menilai tidak ada keresahan emiten domestik yang memiliki utang dalam bentuk dolar AS.
"Tidak ada keresahan emiten di dalam negeri karena itu-kan (utang) kewajiban untuk membayar," ujar dia.
Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada, Rabu (16/1) tercatat mata uang rupiah bergerak menguat nilainya menjadi Rp9.690 dibanding posisi sebelumnya sebesar Rp9.740 per dolar AS.
Pewarta : -
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim SAR kembali sisir daratan Carita hingga Pantai Anyer cari jurnalis dan kru kapal yang hilang
17 September 2026 9:31 WIB
TNI AU sebut empat tersangka penganiaya AMF hingga tewas terancam dipecat
16 September 2026 12:51 WIB
Perum LKBN ANTARA perkuat peran sebagai "gateway" Indonesia ke Asia dan dunia
15 September 2026 11:14 WIB
Korban selamat kecelakaan laut KMP Virgo dirawat sejumlah RS di Banjarmasin
15 September 2026 10:46 WIB
Basarnas mencari 129 korban KM Virgo hingga 2.600 mil laut dari titik koordinat
14 September 2026 14:40 WIB
Tiga kapal TNI AL dilibatkan untuk pencarian lima jurnalis di Selat Sunda
10 September 2026 11:32 WIB
KPK menduga ada tarif tertentu untuk promosi jabatan di lingkungan Pemkab Pemalang
10 September 2026 10:40 WIB