Rupiah Melemah
Jumat, 14 Desember 2012 10:07 WIB
Nilai tukar mata uang rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta, Jumat pagi, turun menjadi Rp9.630 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp9.625 per dolar AS. (ANTARA/Fanny Octavianus)
Nilai tukar mata uang rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta, Jumat pagi, turun menjadi Rp9.630 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp9.625 per dolar AS.
"Rupiah kembali melemah seiring kekhawatiran pasar terhadap kemampuan Uni Eropa untuk menyusun peran ECB sebagai pengawas perbankan di Uni Eropa," kata analis Trust Securities, Reza Priyambada.
Hal itu, lanjut dia, terlihat dari pertemuan The Economic and Financial Affairs Council (Ecofin) dimana beberapa negara justru menginginkan pembatasan peran ECB.
"Dampaknya akan mengurangi efektivitas dalam mengawasi sektor perbankan. Belum lagi laporan ECB yang akan menunjukkan masih suramnya ekonomi Eropa," kata dia.
Kendati demikian, dikatakan dia, nilai tukar rupiah masih mempunyai ruang penguatan seiring dengan kabar positif dari The Fed yang memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga rendah dan memperpanjang program stimulus meski dalam kisaran yang terbatas.
Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, menambahkan dolar AS bergerak menguat terhadap mata uang berisiko di tengah kekhawatiran langkah-langkah stimulus The Fed tidak akan mampu mengimbangi kegagalan pembuat kebijakan dalam menghindari jurang fiskal.
(KR-ZMF)
Pewarta : -
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tiga kapal TNI AL dilibatkan untuk pencarian lima jurnalis di Selat Sunda
10 September 2026 11:32 WIB
KPK menduga ada tarif tertentu untuk promosi jabatan di lingkungan Pemkab Pemalang
10 September 2026 10:40 WIB
Korps Marinir lintas negara mengasah kemampuan tempur di darat lewat SGS 2026
08 September 2026 15:56 WIB
Febrie Adriansyah diperiksa Tim 9 Kejagung terkait kasus korupsi dan TPPU
08 September 2026 10:55 WIB
Presiden Prabowo: Alokasi anggaran mitigasi bencana harus ditambah signifikan
07 September 2026 14:38 WIB
Menhub: Penutupan sementara 8 bandara diperpanjang hingga Senin pukul 09.00 WIB
07 September 2026 9:23 WIB
ANTARA melatih mahasiswa UKM Pers teknik penulisan standar kantor berita
05 September 2026 10:21 WIB