Gunung Marapi Semburkan Asap Tebal
Rabu, 5 September 2012 11:32 WIB
Semburan asap dari gunung berketinggian 2.891 meter di atas permukaan laut (m dpl) itu terjadi dua kali pada sekitar pukul 06.45 WIB dan sekitar pukul 07.15 WIB, kata Rahmad Saidi, seorang warga Limo Suku, Nagari Sungaipuar, Kabupaten Agam, Rabu.
Dia menyebutkan, asap yang keluar dari gunung tersebut terlihat kurang jelas karena cuaca mendung.
Menurut dia, asap yang dikeluarkan gunung tersebut mengarah ke barat karena ditiup angin.
Warga lainnya Eri, menyebutkan, gunung sejak tiga hari terakhir tidak terlihat apakah menyemburkan asap karena tertutup kabut.
Namun demikian, kata dia, sejak terjadinya peningkatan aktivitas pada 3 Agustus 2011, gunung hampir setiap hari mengeluarkan asap.
"Hampir setiap pagi dan sore gunung tersebut terlihat menyemburkan asap. Tiga hari terakhir gunung tidak terlihat mengeluarkan asap karena tertutup kabut," kata dia.
Saat ini Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi masih menetapkan status `waspada level II` pada gunung itu.
Salah satu gunung aktif di Sumbar tersebut pada 3 Agustus 2011 sempat mengeluarkan abu vulkanik berbau belerang dengan ketinggian mencapai 1.000 meter, dan menjangkau sejumlah daerah di Sumbar seperti Agam, Tanahdatar, Padangpariaman, dan Padangpanjang.
Gunung Marapi terakhir kali meletus pada 2005. Dalam kondisi aktif normal, gunung yang berdampingan dengan Gunung Singgalang dan Tandikek itu menjadi salah satu tujuan pendaki dari dalam maupun luar Sumatera Barat.
Setiap pergantian tahun, gunung tersebut selalu ramai oleh pendaki. Akses pendakian Gunung Marapi mudah dicapai. Jalur pendakian dimulai dari Kotobaru, Tanahdatar.
Kawasan Gunung Marapi merupakan area konservasi di Sumbar, yakni Suaka Alam Merapi.
Dalam catatan ANTARA, terhitung sejak akhir abad 18 hingga 2008 tercatat sudah 454 kali meletus, 50 di antaranya dalam skala besar. Saat dalam status siaga, Kota Bukittinggi merupakan salah satu daerah evakuasi.
Pewarta : -
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Kak Seto Minta Dinsos Awasi Panti agar tidak Terjadi Tindak Kekerasan
31 January 2017 15:39 WIB, 2017
Ketinggian Air Bengawan Solo di Lamongan Siaga I , Daerah Hilir diminta Waspada
31 January 2017 11:31 WIB, 2017
Khofifah Bangga Lahir dari "Rahim" NU Dibesarkan dalam Tradisi Organisasi Islam
31 January 2017 11:22 WIB, 2017
Menlu: 24 Jenazah Korban Kapal sudah Ditemukan, Delapan Siap Dipulangkan
27 January 2017 18:48 WIB, 2017
Menlu Pastikan Endah Cakrawati menjadi Korban Pesawat Jatuh di Australia
27 January 2017 17:38 WIB, 2017