Permintaan Kurma Melonjak
Minggu, 22 Juli 2012 16:47 WIB
ilustrasi
Sejumlah pedagang kurma di Jalan Kapten Mulyadi Solo, Minggu, menyebutkan bahwa permintaan kurma memasuki bulan puasa terus mengalami peningkatan rata-rata per hari sekitar 10 kali lipat dibanding sebelumnya.
Nyonya Kamino (45), pedagang kurma Al-Madina di Jalan Kapten Mulyadi Solo, menjelaskan bahwa kurma paling banyak dicari oleh masyarakat dibanding barang lainnya asal Arab Saudi ketika memasuki bulan Ramadan seperti saat ini.
Menurut dia, pihaknya pada bulan Ramadan ini mampu menjual buah kurma mencapai sekitar 100 kilogram per hari. Padahal, pada hari biasa paling hanya bisa laku sekitar 10 kg per hari.
Harga bervariasi tergantung kualitasnya misal kurma sayer dijual Rp15 ribu/kg, Nagel Rp20 ribu/kg, Mesir Rp30 ribu/kg, Madinah Rp35 ribu/kg, dan Madinah Mabrani bisa mencapai Rp140 ribu/kg.
Bahkan, kurma asal California Amerika Sertikat dijual seharga Rp220 ribu/kg dan Kurma Ajwa (Nabi) Rp330 ribu/kg.
Harga barang lainnya dalam suasana puasa tersebut, kata dia, antara lain kismis dijual Rp60 ribu/kg dan kismis asal Amerika Serikat bisa mencapai Rp100 ribu/kg.
Selain Ramadan, kata dia, pembeli juga banyak mencari kurma pada musim haji dan umrah. Mereka biasa membeli kurma dan barang lainnya untuk oleh-oleh sanak saudara setelah naik haji atau umrah.
"Pembeli dengan pesanan sistem paket yang terdiri atas air zam-zam, kacang Arab, kurma, dan kismis seharga Rp25 ribu per paket," katanya.
Pewarta : Bambang Dwi Marwoto
Editor : M Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sebanyak 80.200 warga Kabupaten Jepara terima pembiayaan dari PNM Mekaar
10 September 2026 20:02 WIB
Batang catat realisasi pertumbuhan ekonomi triwulan II mencapai 8,38 persen
10 September 2026 18:51 WIB
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
Sebanyak 80.200 warga Kabupaten Jepara terima pembiayaan dari PNM Mekaar
10 September 2026 20:02 WIB
Batang catat realisasi pertumbuhan ekonomi triwulan II mencapai 8,38 persen
10 September 2026 18:51 WIB