Rupiah Melemah pada Senin Pagi
Senin, 14 Mei 2012 10:41 WIB
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sempat menguat pekan lalu di tengah ketidakpastian politik Yunani dan kekhawatiran tentang sektor perbankan Spanyol.(ANTARA/Eric Ireng)
Dalam transaksi antar bank di Jakarta, Senin pagi, nilai tukar mata uang rupiah melemah 15 poin menjadi Rp9.195 dolar AS dari posisi sebelumnya di Rp9.180 per dolar AS.
Awal pekan ini rupiah tertekan karena investor masih berhati-hati dalam mengambil posisi terhadap mata uang dengan nilai tukar berisiko, kata analis Monex Investindo Futures Johanes Ginting di Jakarta, Senin.
Ia menambahkan, kekhawatiran terhadap sektor perbankan dan kemampuan pemerintah Spanyol dalam menekan defisit anggaran juga turut membebani mata uang berisiko termasuk rupiah.
"Meski demikian, rupiah masih melemah terbatas karena Bank Indonesia masih menjaga di pasar uang agar nilai tukar domestik tidak tertekan terlalu dalam," katanya.
Sementara analis Samuel Sekuritas Lana Soelistianingsih mengatakan, rupiah masih mempunyai peluang menguat merespon turunnya giro wajib minimum (GWM) di China dalam enam bulan terakhir.
"Turunnya GWM itu akan sedikit membantu sentimen positif pasar Asia," katanya.
Menurut dia, rupiah kemungkinan dapat menguat kembali berada di bawah level Rp9.200 sampai dengan Rp9.250 per dolar AS.(KR-ZMF)
Pewarta : -
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
35 kantor berita Asia Pasifik membahas penanganan disinformasi di Moskow
23 September 2026 21:11 WIB
Perum LKBN ANTARA galang kerja sama dengan tiga media Rusia berskala global
23 September 2026 9:00 WIB
Tim SAR kembali sisir daratan Carita hingga Pantai Anyer cari jurnalis dan kru kapal yang hilang
17 September 2026 9:31 WIB
TNI AU sebut empat tersangka penganiaya AMF hingga tewas terancam dipecat
16 September 2026 12:51 WIB
Perum LKBN ANTARA perkuat peran sebagai "gateway" Indonesia ke Asia dan dunia
15 September 2026 11:14 WIB
Korban selamat kecelakaan laut KMP Virgo dirawat sejumlah RS di Banjarmasin
15 September 2026 10:46 WIB
Basarnas mencari 129 korban KM Virgo hingga 2.600 mil laut dari titik koordinat
14 September 2026 14:40 WIB