FDK UIN Walisongo tingkatkan "soft skill" mahasiswa
Kamis, 23 Mei 2024 20:18 WIB
Divisi Manajemen Dakwah Laboratorium Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDKL UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan "Achievement Motivation Training", Selasa (21/5) di Gedung Laboratorium FDK. Dok. UIN Walisongo
Semarang (ANTARA) - Divisi Manajemen Dakwah Laboratorium Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDKL
UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan "Achievement Motivation Training", Selasa (21/5) di Gedung Laboratorium FDK.
Kegiatan yang diikuti 40 mahasiswa ini bertujuan untuk meningkatkan soft skill mahasiswa agar lebih produktif sebagai individu maupun bagian dari organisasi mahasiswa dalam mencapai prestasi yang diinginkan.
Selain itu juga mendorong mahasiswa agar lebih kreatif dan inovatif dalam menjalankan tugasnya sebagai mahasiswa secara seimbang. Sehingga dapat mewujudkan cita-citanya dalam meraih berbagai prestasi namun juga jago berorganisasi yang nantinya juga bermanfaat dalam menambah pengalaman dan relasi.
Dalam laporannya, Uswatun Niswah, M.S.I selaku panitia penyelenggara, menyampaikan bahwa kegiatan "Achievement Motivation Training" ini diikuti oleh perwakilan mahasiswa dari HMJ MD (Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah), sebanyak 30% yaitu 12 orang.
Kemudian peserta lainnya delegasi dari 14 organisasi mahasiswa (ormawa) dan komunitas mahasiswa di lingkungan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, seperti Dema FDK (Dewan Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi), SEMA FDK (Senat Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi), HMJ BPI (Himpunan Mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Penyuluhan Islam), HMJ KPI (Himpunan Mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam), HMJ MD (Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah), HMJ PMI (Himpunan Mahasiswa Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam), HMJ MHU (Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Haji dan Umrah), LPM MISSI (Lembaga Penerbitan Mahasiswa MISSI), DSC (Dakwah Sport Club), KORDAIS (Korps Da’I Islam), WADAS (Wahana Dakwah dan Seni), Sahabat Konselor, WTV (Walisongo TV), MBS.FM (Komunitas Broadcasting Mahasiswa), dan LSC (Library Student Community).
Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Laboratorium Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Yuli Nurkhasanah, S.Ag., M.Hum.
Dalam sambutannya, Yuli berpesan kepada peserta untuk memanfaatkan kesempatan mengikuti kegiatan "Achievement Motivation Training" ini sebaik-baiknya.
Karena ilmu yang diperoleh bisa digunakan sebagai modal pengembangan diri yang bisa bermanfaat sampai kapanpun dalam menjalani kehidupan termasuk dalam meraih cita-cita.
Acara yang diselenggarakan oleh Divisi Manajemen Dakwah Laboratorium Fakultas Dakwah dan Komunikasi ini mendatangkan dua narasumber dari CV Candramawa Humani, yaitu Retno Whidianingrum, S.Psi., M.Psi, Psikolog yang menyampaikan tema Strategi Menjadi Mahasiswa Berprestasi dan Aktif Berorganisasi dan Siti Aesijah, S.Psi., M.Psi dengan tema Peluang dan Tantangan Mahasiswa Sebagai Aktivis Organisasi Kampus.
Para peserta mengikuti acara hingga selesai dengan tertib dan antusias. Acara dibagi menjadi 2 sesi, dan di awal sesi mahasiswa diajak untuk icebreaking terlebih dahulu kemudian peserta dibagi menjadi 4 kelompok yang masing-masing diberikan contoh kasus terkait permasalahan kuliah dan berorganisasi yang harus dipecahkan dan dicarikan solusinya.
Setelah kasus didiskusikan, dipecahkan dan dicarikan solusinya ketua kelompok mempresentasikan hasil problem solving yang telah disepakati bersama kelompok masing - masing. ***
UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan "Achievement Motivation Training", Selasa (21/5) di Gedung Laboratorium FDK.
Kegiatan yang diikuti 40 mahasiswa ini bertujuan untuk meningkatkan soft skill mahasiswa agar lebih produktif sebagai individu maupun bagian dari organisasi mahasiswa dalam mencapai prestasi yang diinginkan.
Selain itu juga mendorong mahasiswa agar lebih kreatif dan inovatif dalam menjalankan tugasnya sebagai mahasiswa secara seimbang. Sehingga dapat mewujudkan cita-citanya dalam meraih berbagai prestasi namun juga jago berorganisasi yang nantinya juga bermanfaat dalam menambah pengalaman dan relasi.
Dalam laporannya, Uswatun Niswah, M.S.I selaku panitia penyelenggara, menyampaikan bahwa kegiatan "Achievement Motivation Training" ini diikuti oleh perwakilan mahasiswa dari HMJ MD (Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah), sebanyak 30% yaitu 12 orang.
Kemudian peserta lainnya delegasi dari 14 organisasi mahasiswa (ormawa) dan komunitas mahasiswa di lingkungan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, seperti Dema FDK (Dewan Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi), SEMA FDK (Senat Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi), HMJ BPI (Himpunan Mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Penyuluhan Islam), HMJ KPI (Himpunan Mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam), HMJ MD (Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah), HMJ PMI (Himpunan Mahasiswa Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam), HMJ MHU (Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Haji dan Umrah), LPM MISSI (Lembaga Penerbitan Mahasiswa MISSI), DSC (Dakwah Sport Club), KORDAIS (Korps Da’I Islam), WADAS (Wahana Dakwah dan Seni), Sahabat Konselor, WTV (Walisongo TV), MBS.FM (Komunitas Broadcasting Mahasiswa), dan LSC (Library Student Community).
Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Laboratorium Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Yuli Nurkhasanah, S.Ag., M.Hum.
Dalam sambutannya, Yuli berpesan kepada peserta untuk memanfaatkan kesempatan mengikuti kegiatan "Achievement Motivation Training" ini sebaik-baiknya.
Karena ilmu yang diperoleh bisa digunakan sebagai modal pengembangan diri yang bisa bermanfaat sampai kapanpun dalam menjalani kehidupan termasuk dalam meraih cita-cita.
Acara yang diselenggarakan oleh Divisi Manajemen Dakwah Laboratorium Fakultas Dakwah dan Komunikasi ini mendatangkan dua narasumber dari CV Candramawa Humani, yaitu Retno Whidianingrum, S.Psi., M.Psi, Psikolog yang menyampaikan tema Strategi Menjadi Mahasiswa Berprestasi dan Aktif Berorganisasi dan Siti Aesijah, S.Psi., M.Psi dengan tema Peluang dan Tantangan Mahasiswa Sebagai Aktivis Organisasi Kampus.
Para peserta mengikuti acara hingga selesai dengan tertib dan antusias. Acara dibagi menjadi 2 sesi, dan di awal sesi mahasiswa diajak untuk icebreaking terlebih dahulu kemudian peserta dibagi menjadi 4 kelompok yang masing-masing diberikan contoh kasus terkait permasalahan kuliah dan berorganisasi yang harus dipecahkan dan dicarikan solusinya.
Setelah kasus didiskusikan, dipecahkan dan dicarikan solusinya ketua kelompok mempresentasikan hasil problem solving yang telah disepakati bersama kelompok masing - masing. ***
Pewarta : Nur Istibsaroh/ksm
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Peneliti UIN Walisongo kembangkan model pemberdayaan pariwisata halal Lombok
13 August 2026 8:55 WIB
Seminar Internasional Pascasarjana UIN Walisongo bahas peran slam Indonesia dalam isu global
13 August 2026 8:50 WIB
FEBI UIN Walisongo sampaikan santunan dan duka cita untuk almarhum Rizki Ramadhan
13 August 2026 8:45 WIB
21 Tahun American Corner Semarang: Merawat kolaborasi, mengukir jejak pembelajaran
12 August 2026 8:41 WIB
Aksi sosial KKN Internasional Arab Saudi, laksanakan bersih-bersih di Jabal Khandamah
12 August 2026 8:37 WIB
Bahas peran Islam dalam isu global, UIN Walisongo gelar seminar internasional
11 August 2026 22:47 WIB
UIN Walisongo resmikan kantor Admisi, perkuat strategi penerimaan mahasiswa baru menuju PMB 2027
11 August 2026 8:45 WIB
Tim periset MORA UIN Walisongo kembangkan model deradikalisasi berbasis gender
11 August 2026 8:41 WIB
Walisongo Halal Center perkuat kapasitas SDM melalui kajian hukum jaminan produk halal
10 August 2026 9:19 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Seminar Internasional Pascasarjana UIN Walisongo bahas peran slam Indonesia dalam isu global
13 August 2026 8:50 WIB
Sekolah Indonesia Johor Bahru apresiasi program pengabdian mahasiswa Pendidikan Jasmani UMS
12 August 2026 15:11 WIB
21 Tahun American Corner Semarang: Merawat kolaborasi, mengukir jejak pembelajaran
12 August 2026 8:41 WIB
Aksi sosial KKN Internasional Arab Saudi, laksanakan bersih-bersih di Jabal Khandamah
12 August 2026 8:37 WIB