Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, mengajak peserta calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) percaya diri dengan kemampuan diri sendiri saat mengikuti tes seleksi.

"Seleksi dilaksanakan secara transparan. Oleh karena itu, kami minta para peserta PPPK percaya pada kemampuan sendiri daripada berharap pada hal-hal yang berbau klenik maupun joki yang menjanjikan kelulusan," kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Pekalongan Anita Heru Kusumorini di Pekalongan, Rabu.

Menurut dia, sebaiknya peserta calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja lebih giat belajar dan menjaga kesehatan agar saat mengikuti tes seleksi bisa berjalan lancar.

Saat ini, kata dia, akses untuk mendapatkan contoh latihan soal seputar calon pegawai negeri sipil (CPNS) maupun calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja sudah mudah ditemukan seperti mengakses di internet, buku-buku soal latihan, dan grup di media sosial.

"Peserta bisa belajar dari soal tersebut daripada harus percaya pada jimat maupun oknum yang menawarkan kelulusan dengan syarat membayar sejumlah uang," katanya.

Ia mengatakan bahwa peserta atau pelamar PPPK 2023 akan mulai menjalani seleksi kompetensi dengan menggunakan computer assisted test (CAT) pada tanggal 21 November hingga 2 Desember 2023.

Adapun formasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang dibutuhkan, yaitu tenaga kesehatan, tenaga guru, dan tenaga teknis.

"Sebanyak 142 formasi terdiri atas 105 guru, 4 formasi tenaga kesehatan, dan 33 formasi tenaga teknis. Kami sudah berusaha membuka formasi sesuai anggaran," katanya.

Baca juga: Daftar 10 daerah tes CAT penerimaan PPPK di UNS

Pewarta : Kutnadi
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2024