Semarang (ANTARA) - Dinas Pendidikan Kota Semarang Jawa Tengah memberikan bantuan transportasi kepada guru pendidikan anak usia dini (PAUD) sebesar Rp150 ribu setiap bulan yang diberikan dalam jangka tiga bulan sekali.

"Kami memberikan uang transpor kepada 2.300 guru PAUD. Masing-masing guru mendapatkan Rp150 ribu per bulan," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Bambang Pramusinto di Semarang, Rabu.

Diakuinya, besaran bantuan transportasi bagi guru PAUD tersebut memang masih kecil, tetapi setidaknya sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kota Semarang yang selama ini belum tersentuh.

Namun, kata dia, Dinas Pendidikan bakal mengkaji kemungkinan besaran bantuan transportasi tersebut bisa ditingkatkan untuk semakin meningkatkan kesejahteraan guru PAUD.

"Memang masih kecil ya, menyesuaikan kemampuan anggaran. Harapannya, ke depan ditambah, kami kaji dulu," katanya.

Ia menjelaskan bahwa kriteria penerima bantuan transportasi itu adalah guru PAUD di Kota Semarang yang tercatat dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kemendikbud Ristek.

"Ada sekitar 1.300-400 PAUD di Kota Semarang yang terdata di Dapodik. Kriterianya, semua guru PAUD yang ada di Kota Semarang yang terdapat di Dapodik," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdik Kota Semarang Aning Rahayuningsih menambahkan bantuan transpor tersebut bersifat bulanan, tetapi untuk tahun ini hanya sembilan kali.

Namun, ia memastikan bahwa jumlah bantuan transpor yang diterima guru PAUD tersebut pada tahun depan akan diberikan secara penuh sebanyak 12 kali, yakni Rp1,8 juta.

"Untuk 2024 nanti full, jadi Rp1,8 juta. Ini wujud perhatian Wali Kota Semarang terhadap guru-guru di luar guru ASN (aparatur sipil negara) dan guru kontrak," katanya.

Bantuan transpor tersebut diberikan kepada para guru di jenjang PAUD, pos PAUD, taman kanak-kanak (TK), hingga pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) di Kota Semarang.

 

Pewarta : Zuhdiar Laeis
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2024