Semarang (ANTARA) - Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Djoko Sasono menegaskan bahwa banyak manfaat yang didapat pada pembangunan di sektor transportasi laut. 

Hal tersebut disampaikan Djoko saat memimpin Upacara Bon Voyage Penutupan Diklat Peningkatan Pelaut Tingkat I, IV, dan V Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang Tahun 2022 yang diselenggarakan secara Hybrid bertempat di Auditorium Gedung Serba Guna Balai Mas Pardi, pada Jumat (3/6/2022). 

Djoko menjelaskan manfaat pembangunan di sektor transportasi laut di antaranya dengan pembangunan pelabuhan di daerah misalnya, akan terbentuk sejumlah industri kecil sekitar pelabuhan baru dan dengan kemudahan layanan penyaluran kebutuhan logistik ke daerah dapat berjalan dengan lancar.

"Hal tersebut berperan penting dalam pembangunan ekonomi di daerah-daerah di wilayah Negara Indonesia sebagai poros maritim," kata Djoko pada Upacara Bon Voyage yang mengambil tema "Lulusan Diklat Peningkatan Kompetensi Kepelautan Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang Sesuai dengan STCW 2010 As Ammandement Siap Bergerak Maju Mewujudkan Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia".
.
Dalam sambutannya, Kepala BPSDMP juga mengucapkan selamat dan appreciate atas keberhasilan yang telah diraih, serta perjuangan, dan kerja keras dalam menempuh pendidikan di PIP Semarang.

"Semoga sukses dan suasana wisuda kali ini sekiranya dapat menjadi pendorong dan pengobar semangat baru untuk senantiasa mengembangkan diri, meningkatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan, serta memupuk sikap profesional di bidang saudara masing-masing guna menghadapi tantangan tugas ke depan," kata Djoko Sasono.
.
Djoko juga berpesan bahwa peranan dan tanggung jawab posisi perwira di atas kapal akan semakin berat pada masa yang akan datang, karena selain untuk mengantisipasi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat, juga untuk mengantisipasi tuntutan pengguna jasa yang mengharapkan pelayanan jasa pelayaran yang semakin berkualitas antara lain menyangkut aspek keselamatan, keamanan, ketepatan waktu, dan kenyamanan. 
.
Selain itu, katanya, sektor transportasi telah berkembang pesat dan sejalan dengan tujuan pemerintah, yaitu fokus untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur demi menciptakan pemerataan ekonomi.

Direktur PIP Semarang Capt Dian Wahdiana melaporkan terdapat 85 orang peserta Diklat yang telah berhasil menyelesaikan studi dan dinyatakan lulus. 

Sebanyak 85 orang tersebut terdiri dari Program Studi Ahli Nautika Tk I sebanyak 12 orang,; Program Studi Ahli Teknika Tk I sebanyak 17 orang; Program Studi Ahli Nautika Tk IV sebanyak 23 orang; Program Studi Ahli Teknika Tk IV sebanyak 17 orang; Program Studi Ahli Nautika Tk V sebanyak 11 orang; dan Program Studi Ahli Teknika Tk V sebanyak 5 orang.

"Para peserta diklat ini dinyatakan telah menyelesaikan studi dan lulus, serta berhak memperoleh Certificate of Competency (COC) atau sertifikat keahlian pelaut sesuai dengan tingkatannya, selanjutnya, mohon kepada Bapak Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan berkenan untuk melepas para lulusan perwira siswa Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang," kata Capt Dian Wahdiana di akhir laporan..

Dalam upacara tersebut, turut hadir Sekretaris BPSDMP Capt Antoni Arif Priadi, para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Lingkungan BPSDMP, para Stakeholder, para Pejabat Struktural dan Fungsional di Lingkungan BPSDMP, Ketua Senat dan Seluruh anggota Senat PIP Semarang, Dharma Wanita Persatuan PIP Semarang, Dosen dan Instruktur, serta para keluarga Lulusan Program Diklat Pelaut Tingkat I, IV, dan V.
 

Pewarta : Nur Istibsaroh
Editor : Sumarwoto
Copyright © ANTARA 2024