KAI optimalkan pelayanan angkutan barang
Minggu, 2 Agustus 2020 19:59 WIB
Ilustrasi-Antrean tiket calon penumpang KA di Stasiun Solobalapan sebelum adanya pandemi COVID-19. (ANTARA/Aris Wasita)
Solo (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero berupaya mengoptimalkan pelayanan angkutan barang mengingat belum maksimalnya kinerja angkutan penumpang di tengah pandemi COVID-19.
"Rail Express merupakan bagian dari peningkatan layanan angkutan barang KAI. Masyarakat yang akan mengirimkan barang dengan harga terjangkau bisa menggunakan jasa ini," kata Executive Vice President PT KAI Daop 6 Yogyakarta Asdo Artriviyanto pada keterangan tertulisnya yang diterima Antara di Surakarta, Minggu.
Ia mengatakan tarif murah menjadi salah satu keunggulan Rail Express, misalnya untuk rute Yogyakarta ke Jakarta tarifnya hanya Rp950/kg, Yogyakarta ke Surabaya cuma Rp700/kg.
"Tarif yang dikenakan adalah minimal 5 kg, kecuali untuk angkutan motor dihitung berdasarkan kapasitas CC," katanya.
Selain itu untuk bahan pangan, moda transportasi tersebut juga melayani pengiriman bahan pokok, biji-bijian, buah, hewani, makanan olahan, rempah-rempah, sayur, susu, dan telur.
"Meski demikian, kami juga melayani berbagai jenis komoditas termasuk hortikultura ke berbagai tujuan dengan murah, cepat, serta aman," katanya.
Untuk mengoptimalkan angkutan barang tersebut, pihaknya membuka layanan di tujuh stasiun yang berada di wilayah PT KAI Daop 6, yaitu Stasiun Yogyakarta, Stasiun Lempuyangan, Stasiun Klaten, Stasiun Purwosari, Stasiun Solobalapan, Stasiun Solo Jebres, dan Stasiun Sragen.
Sementara itu, untuk KA penumpang selama bulan ini, pihaknya berencana mengoperasikan beberapa KA jarak jauh di antaranya KA Taksaka, KA Mataram, KA Senja Utama Solo, KA Matarmaja, dan KA Turangga.
"Selain itu, kami juga mengoperasikan KA Bima, KA Pasundan, KA Wijaya Kusuma, KA Mutiara Selatan, KA Joglosemarkerto, KA Bengawan, KA Kahuripan, KA Sritanjung, dan KA Argo Dwipangga," katanya.
"Rail Express merupakan bagian dari peningkatan layanan angkutan barang KAI. Masyarakat yang akan mengirimkan barang dengan harga terjangkau bisa menggunakan jasa ini," kata Executive Vice President PT KAI Daop 6 Yogyakarta Asdo Artriviyanto pada keterangan tertulisnya yang diterima Antara di Surakarta, Minggu.
Ia mengatakan tarif murah menjadi salah satu keunggulan Rail Express, misalnya untuk rute Yogyakarta ke Jakarta tarifnya hanya Rp950/kg, Yogyakarta ke Surabaya cuma Rp700/kg.
"Tarif yang dikenakan adalah minimal 5 kg, kecuali untuk angkutan motor dihitung berdasarkan kapasitas CC," katanya.
Selain itu untuk bahan pangan, moda transportasi tersebut juga melayani pengiriman bahan pokok, biji-bijian, buah, hewani, makanan olahan, rempah-rempah, sayur, susu, dan telur.
"Meski demikian, kami juga melayani berbagai jenis komoditas termasuk hortikultura ke berbagai tujuan dengan murah, cepat, serta aman," katanya.
Untuk mengoptimalkan angkutan barang tersebut, pihaknya membuka layanan di tujuh stasiun yang berada di wilayah PT KAI Daop 6, yaitu Stasiun Yogyakarta, Stasiun Lempuyangan, Stasiun Klaten, Stasiun Purwosari, Stasiun Solobalapan, Stasiun Solo Jebres, dan Stasiun Sragen.
Sementara itu, untuk KA penumpang selama bulan ini, pihaknya berencana mengoperasikan beberapa KA jarak jauh di antaranya KA Taksaka, KA Mataram, KA Senja Utama Solo, KA Matarmaja, dan KA Turangga.
"Selain itu, kami juga mengoperasikan KA Bima, KA Pasundan, KA Wijaya Kusuma, KA Mutiara Selatan, KA Joglosemarkerto, KA Bengawan, KA Kahuripan, KA Sritanjung, dan KA Argo Dwipangga," katanya.
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Heru Suyitno
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KAI Daop IV siapkan layanan shuttle dari Kudus ke stasiun KA di Semarang
15 September 2026 22:55 WIB
KAI ingatkan masyarakat waspadai modus tiket via layanan keuangan digital
14 September 2026 14:27 WIB
Klinik kesehatan KAI Daop Semarang melayani sekitar 18 ribu orang hingga Juli
29 August 2026 17:08 WIB
Terpopuler - EKONOMI
Lihat Juga
PLN pulihkan SUTET Padang Sidimpuan-Payakumbuh pascabencana hidrometeorologi
16 September 2026 21:06 WIB
Bengkel SMK Harapan Mulya Kabupaten Kendal mampu layani setidaknya 200 motor per bulan
16 September 2026 21:04 WIB
Adkasi: Menkeu baru diharapkan lebih komunikatif dengan pemerintah daerah
16 September 2026 20:57 WIB
KAI Daop IV siapkan layanan shuttle dari Kudus ke stasiun KA di Semarang
15 September 2026 22:55 WIB
Pemkab Kudus memanfaatkan bantuan CSR Bank Jateng untuk peningkatan UMKM
15 September 2026 22:32 WIB
Rembang terapkan metode tanam PM-AAS dengan harapan dongkrak produktivitas padi
15 September 2026 22:28 WIB