Batang (ANTARA) - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kabupaten Batang, Jawa Tengah, membagikan 91 paket sembako kepada warga miskin dan terdampak pandemi virus corona jenis baru (COVID-19), Senin sore.

Manajer ULP PLN Kabupaten Batang Rifki Ade Ardiansyah di Batang, Senin, mengatakan paket sembako tersebut hasil penghimpunan zakat dan sedekah dari para karyawan PLN melalui Yayasan Baitul Maal (YBM).

"Kami berharap pembagian paket sembako ini dapat meringankan warga miskin dan mereka terdampak COVID-19. Adapun paket tersebut berisi gula, mi, minyak, kecap, teh, dan lima kilogram beras," katanya.

Ia mengatakan di tengah pandemi COVID-19, PLN telah mendukung program pemerintah berupa pemberian layanan gratis bagi pelanggan yang memiliki jaringan listrik daya 450 VA dan potongan 50 persen biaya listrik daya 900 VA.

"Kita akan berbagi pada masyarakat dengan membagikan paket sembako dan mendukung program kebijakan pemerintah di tengah pandemi COVID-19," katanya.

Di tengah COVID-19 dan menjelang Lebaran 2020, ULP PLN Batang berkewajiban melayani masyarakat dengan menyiagakan petugas di enam pos siaga, yaitu Batang, Bandar, Limpung, Bawang, Gringsing, dan Subah.

"Kita akan siagakan 24 jam untuk melayani masyarakat atau pelanggan agar tidak terganggu akibat listrik padam. Setiap pos siaga akan dijaga dua orang setiap sif yang selalu siaga mengantisipasi gangguan listrik," katanya.

Selama ini, PLN akan terus mendukung program pemerintah seperti pemberian stimulus bagi warga yang berhak sehingga bagi pelanggan yang tidak menerima subsidi maupun potongan biaya listrik 50 persen agar membayar kewajiban tepat waktu.
 

Pewarta : Kutnadi
Editor : Antarajateng
Copyright © ANTARA 2024