Gadis asal Jepara korban pembunuhan dalam kamar diautopsi
Kamis, 14 Mei 2020 16:48 WIB
Garis polisi di rumah korban di Desa Dongos, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, yang ditemukan meninggal dunia dengan dugaan pembunuhan. ANTARA/HO-Netizen
Jepara (ANTARA) - Gadis belia asal Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, yang diduga menjadi korban pembunuhan diautopsi di RSUD Kartini Jepara guna mengetahui penyebab meninggalnya korban.
"Autopsi digelar di RSUD Kartini Jepara hari ini (14/5) pukul 07.30 WIB," kata Kapolres Jepara AKBP Nugroho Tri Nuryanto melalui Kasat Reskrim AKP Djohan Andika di Jepara, Kamis.
Dalam autopsi jenazah korban bernama Cintia Wulandari (21) asal Desa Dongos, Kecamatan Kedung, Jepara itu, oleh tim Dokkes Polda Jawa Tengah yang dipimpin AKBP dr Ratna Relawati.
Baca juga: Peragakan 38 adegan, warga Solo bunuh 2 korban dengan racun tikus
Untuk hasil autopsi, kata dia, belum bisa dipastikan, sedangkan pihak Dokkes Polda menyebutkan diupayakan secepatnya.
Dugaan sementara, kata dia, meninggalnya korban mengarah dugaan pembunuhan, meskipun untuk memastikannya harus menunggu hasil autopsi serta hasil penyelidikan.
Hingga kini, Polres Jepara sudah meminta keterangan dari sejumlah warga sekitar lokasi kejadian ditemukannya korban meninggal di dalam kamarnya pada Rabu (13/5) pukul 16.30 WIB.
Terkait dugaan perampokan, dia mengakui, belum bisa memastikan meskipun sepeda motor dan telepon korban tidak ada, namun sejumlah barang berharga lainnya masih ada.
Meninggalnya korban di dalam kamar, sempat menggegerkan warga sekitar karena saat ditemukan mengalami pendarahan di bagian mulutnya.
Saat ditemukan korban masih memakai rok yang biasa dipakai untuk shalat pada Rabu (13/5) pukul 16.30 WIB.
Adapun saksi yang mengetahui korban meninggal, merupakan kakak korban yang mengetahui adiknya tergeletak di lantai dalam kondisi meninggal.
Baca juga: Terlilit utang, pria ini nekat bunuh sopir Grab asal Kudus
"Autopsi digelar di RSUD Kartini Jepara hari ini (14/5) pukul 07.30 WIB," kata Kapolres Jepara AKBP Nugroho Tri Nuryanto melalui Kasat Reskrim AKP Djohan Andika di Jepara, Kamis.
Dalam autopsi jenazah korban bernama Cintia Wulandari (21) asal Desa Dongos, Kecamatan Kedung, Jepara itu, oleh tim Dokkes Polda Jawa Tengah yang dipimpin AKBP dr Ratna Relawati.
Baca juga: Peragakan 38 adegan, warga Solo bunuh 2 korban dengan racun tikus
Untuk hasil autopsi, kata dia, belum bisa dipastikan, sedangkan pihak Dokkes Polda menyebutkan diupayakan secepatnya.
Dugaan sementara, kata dia, meninggalnya korban mengarah dugaan pembunuhan, meskipun untuk memastikannya harus menunggu hasil autopsi serta hasil penyelidikan.
Hingga kini, Polres Jepara sudah meminta keterangan dari sejumlah warga sekitar lokasi kejadian ditemukannya korban meninggal di dalam kamarnya pada Rabu (13/5) pukul 16.30 WIB.
Terkait dugaan perampokan, dia mengakui, belum bisa memastikan meskipun sepeda motor dan telepon korban tidak ada, namun sejumlah barang berharga lainnya masih ada.
Meninggalnya korban di dalam kamar, sempat menggegerkan warga sekitar karena saat ditemukan mengalami pendarahan di bagian mulutnya.
Saat ditemukan korban masih memakai rok yang biasa dipakai untuk shalat pada Rabu (13/5) pukul 16.30 WIB.
Adapun saksi yang mengetahui korban meninggal, merupakan kakak korban yang mengetahui adiknya tergeletak di lantai dalam kondisi meninggal.
Baca juga: Terlilit utang, pria ini nekat bunuh sopir Grab asal Kudus
Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polisi ungkap identitas seorang wanita diduga korban pembunuhan di Tegal
05 March 2022 4:34 WIB, 2022
Kapolres: Mayat perempuan di Sungai Bolong Magelang diduga korban pembunuhan
01 March 2022 18:54 WIB, 2022
Jasad tenggelam di Sungai Tuntang bertas isi batu diduga korban pembunuhan
01 March 2022 15:55 WIB, 2022
Pemuda jatuh dari lantai 6 Hotel Grand Candi Semarang diduga korban pembunuhan
09 November 2021 12:41 WIB, 2021
Siswi madrasah aliyah di Kudus ditemukan tewas, polisi duga korban pembunuhan
06 May 2021 17:05 WIB, 2021
Jasad perempuan dalam lemari di kamar hotel diduga korban pembunuhan
11 February 2021 15:21 WIB, 2021
Terpopuler - Hukum dan Kriminal
Lihat Juga
Dinas Perdagangan Kudus fasilitasi pengurusan sertifikat halal PKL secara gratis
19 May 2026 20:06 WIB