Taman Satwa Taru Jurug butuh suntikan dana Rp60 miliar
Jumat, 17 Januari 2020 21:33 WIB
Peringatan Hari Jadi TSTJ ke-44 (Foto: ANTARA/Aris Wasita)
Solo (ANTARA) - Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Surakarta, Jawa Tengah, membutuhkan suntikan dana sebesar Rp60 miliar untuk bisa menjadi Lembaga Konservasi Tipe B.
"Cita-citanya TSTJ adalah bisa menjadi Lembaga Konservasi Tipe B. Kami sudah punya rencana bisnis untuk lima tahun ke depan," kata Direktur TSTJ Bimo Wahyu Widodo pada Peringatan Hari Jadi TSTJ ke-44 di Solo, Jumat.
Ia mengatakan rencana bisnis tersebut saat ini sedang dalam proses finalisasi.
"Fungsi konservasi ini menjadi daya tarik. Kalau kandang baik, akses baik, bersih, akses dari luar maupun dalam dan daya tarik ditambah terus maka TSTJ bisa menjadi destinasi wisata berbasis edukasi konservasi dan rekreasi unggulan," katanya.
Untuk bantuan yang akan diterima oleh TSTJ dalam waktu dekat, dikatakannya, dari Bank Mandiri sebesar Rp15 juta.
Ia mengatakan dana tersebut rencananya untuk pembangunan tiga kandang, yaitu kura-kura kalimantan, kasuari, dan singa. "Dalam waktu dekat ini kami akan kedatangan singa jantan dari Bali," katanya.
Sementara itu, dikatakannya, untuk target kunjungan untuk tahun ini sebanyak 764.000 wisatawan. Angka ini lebih tinggi jika dibandingkan realisasi kunjungan tahun lalu sebanyak 564.300 pengunjung.
"Ini peningkatan yang luar biasa. Kami juga akan bekerja sama dengan banyak pihak untuk meningkatkan kunjungan, di antaranya menggandeng Kereta Api Indonesia, yaitu bagi pemegang boarding pass KA berhak atas diskon 20 persen untuk tiket ke TSTJ," katanya.
Selain itu, setiap pemegang e-toll juga berhak atas diskon sebesar 30 persen. Menurut dia, potongan harga tersebut berlaku seterusnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Surakarta Achmad Purnomo meminta seluruh petugas TSTJ untuk terus menata, membangun, dan mempromosikan TSTJ.
"Harapannya agar TSTJ jadi objek wisata yang membanggakan. Rumah bagi hewan sekaligus untuk mendidik anak-anak. Selain itu, diharapkan ke depan akan makin banyak investor yang akan ikut mengembangkan TSTJ," katanya.
Baca juga: Pengunjung Solo Zoo pada tahun baru membeludak
Baca juga: Taman Satwa Taru Jurug berencana tambah 26 satwa baru
"Cita-citanya TSTJ adalah bisa menjadi Lembaga Konservasi Tipe B. Kami sudah punya rencana bisnis untuk lima tahun ke depan," kata Direktur TSTJ Bimo Wahyu Widodo pada Peringatan Hari Jadi TSTJ ke-44 di Solo, Jumat.
Ia mengatakan rencana bisnis tersebut saat ini sedang dalam proses finalisasi.
"Fungsi konservasi ini menjadi daya tarik. Kalau kandang baik, akses baik, bersih, akses dari luar maupun dalam dan daya tarik ditambah terus maka TSTJ bisa menjadi destinasi wisata berbasis edukasi konservasi dan rekreasi unggulan," katanya.
Untuk bantuan yang akan diterima oleh TSTJ dalam waktu dekat, dikatakannya, dari Bank Mandiri sebesar Rp15 juta.
Ia mengatakan dana tersebut rencananya untuk pembangunan tiga kandang, yaitu kura-kura kalimantan, kasuari, dan singa. "Dalam waktu dekat ini kami akan kedatangan singa jantan dari Bali," katanya.
Sementara itu, dikatakannya, untuk target kunjungan untuk tahun ini sebanyak 764.000 wisatawan. Angka ini lebih tinggi jika dibandingkan realisasi kunjungan tahun lalu sebanyak 564.300 pengunjung.
"Ini peningkatan yang luar biasa. Kami juga akan bekerja sama dengan banyak pihak untuk meningkatkan kunjungan, di antaranya menggandeng Kereta Api Indonesia, yaitu bagi pemegang boarding pass KA berhak atas diskon 20 persen untuk tiket ke TSTJ," katanya.
Selain itu, setiap pemegang e-toll juga berhak atas diskon sebesar 30 persen. Menurut dia, potongan harga tersebut berlaku seterusnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Surakarta Achmad Purnomo meminta seluruh petugas TSTJ untuk terus menata, membangun, dan mempromosikan TSTJ.
"Harapannya agar TSTJ jadi objek wisata yang membanggakan. Rumah bagi hewan sekaligus untuk mendidik anak-anak. Selain itu, diharapkan ke depan akan makin banyak investor yang akan ikut mengembangkan TSTJ," katanya.
Baca juga: Pengunjung Solo Zoo pada tahun baru membeludak
Baca juga: Taman Satwa Taru Jurug berencana tambah 26 satwa baru
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Heru Suyitno
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
DPD minta perketat pengawasan pascastudi penerima LPDP yang kuliah di luar negeri
25 February 2026 8:35 WIB
Tak cukup niat baik, Prof Fahrurrozi serukan tata kelola profesional di lembaga islam
15 February 2026 17:44 WIB
LKBN ANTARA paparkan peran strategis dan kontribusi lembaga untuk pemulihan bencana
12 February 2026 18:57 WIB
KPK imbau pengepul kembalikan uang ke lembaga antirasuah, bukan ke calon perangkat desa Pati
04 February 2026 8:57 WIB
Program ketahanan pangan isi sebagian kebutuhan dapur Lembaga Pemasyarakatan Semarang
25 January 2026 20:17 WIB
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
Dukung UMKM naik kelas, Bank Jateng KCK Pati fasilitasi pembuatan NIB dan pembukaan rekening
14 April 2026 15:43 WIB
Bank Jateng sabet gelar Bank Pembangunan Daerah Terpercaya di ajang nasional
13 April 2026 20:15 WIB
Survei ANTARA : Tingkat kepuasan pelanggan KAI saat balik Lebaran 91,4 persen
13 April 2026 14:08 WIB