Cilacap (ANTARA) - Upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 106 yang berlangsung di Lapangan Desa Cilibang, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Rabu, dimeriahkan sejumlah kesenian daerah seperti tarian Jaran Kepang, kotekan lesung, hingga Marching Band SMK Sampang.

Persembahan tarian Jaran Kepang dan kotekan lesung tersebut dimaksudkan untuk menjaga dan melestarikan kearifan lokal yang ada agar tidak punah. Begitu juga dengan marching band bagian dari mewadahi bakat dan potensi para pelajar.

"Kesenian ini merupakan salah satu bentuk kearifan lokal yang harus dipelihara dan dilestarikan. Terutama generasi muda harus terus dikenalkan kesenian yang ada termasuk tarian Jaran Kepang agar tidak punah," kata Danramil 02 Jeruklegi Kapten Infanteri Suwanto.

Selain tarian Jaran Kepang dan marching band, dalam pembukaan TMMD 106 Kodim Cilacap juga dimeriahkan seni tradisional kotekan lesung.

Kotekan lesung yang dibawakan oleh para kaum hawa tersebut juga bagian dari nguri-nguri seni tradisional yang merupakan tradisi masyarakat Desa Cilibang yang sebagian besar bekerja sebagai petani.

Kotekan lesung tersebut menggambarkan para petani yang tengah menumbuk padi dengan menggunakan lesung. 

Sementara itu personel marching band SMK, Danil mengaku berterima kasih telah diberikan kesempatan untuk menunjukkan kebolehan mereka.

"Saya mewakili SMK Sampang mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak-bapak TNI dari Kodim Cilacap yang telah memberi kesempatan kepada kami untuk tampil. Semoga TMMD Kodim Cilacap berjalan dengan lancar," kata Danil.

Baca juga: Warga antusia sambut pembukaan TMMD 106 Kodim Cilcap

Baca juga: Pasar murah meriahkan pembukaan TMMD Kodim Cilcap
 

Pewarta : KSM
Editor : Nur Istibsaroh
Copyright © ANTARA 2024