Jakarta (ANTARA) - Thom Yorke membocorkan album solo teranyarnya dengan cara yang unik yakni dengan lampu-lampu yang memproyeksikan angka-angka misterius di sejumlah landmark kota London.

Awal minggu ini, pentolan grup Radiohead itu mengunggah "Anima Technologies" di kereta bawah tanah London dan sejumlah tempat di seluruh dunia.

Foto yang diposting di media sosial mengungkapkan bahwa iklan tersebut mempromosikan "kamera mimpi" untuk menangkap pikiran bawah sadar kita, dan juga menyediakan nomor telepon yang memainkan lagu yang belum dirilis "Not The News" saat nomor tersebut ditelpon.

Namun kampanye misterius itu berlangsung tak menentu tadi malam ketika iklan untuk Anima Technologies mulai muncul di lokasi-lokasi utama London tak lama setelah pukul 22:00.

Foto-foto baru menunjukkan iklan samar muncul di Tate Modern, Big Ben dan Marble Arch.

"Di sini di Anima, kami membangun sesuatu yang disebut kamera mimpi. Hubungi nomor ini."

Sebuah situs web untuk Anima Technologies juga berisi pesan serupa, tetapi kemudian mengklaim bahwa perusahaan telah “diperintahkan oleh Pengadilan Tinggi untuk berhenti melakukan bisnis yang diiklankan” dan bahwa situs web “telah disita oleh Pihak Berwenang untuk mencegah kegiatan dalam kaitannya dengan bisnis tersebut."

Ini terjadi setelah Yorke membahas catatan yang akan datang awal tahun ini, mengakui bahwa itu diilhami oleh distopia, kegelisahan, dan "titik krisis" dalam sistem sosial kita.

"Hal dystopian adalah salah satu bagiannya, ya, tetapi bagi saya, salah satu hal besar yang ada adalah rasa cemas," jelas Yorke.

“Jika Anda menderita kecemasan itu memanifestasikan dirinya dengan cara yang tidak terduga, beberapa orang memiliki reaksi emosional yang berlebihan. [Bagi] beberapa orang, akar realitas hanya bisa ditarik keluar, Anda tidak tahu apa yang terjadi. Kemudian akhirnya kenyataan kembali."

“Untuk beberapa alasan saya pikir cara yang sangat baik untuk mengekspresikan kecemasan secara kreatif adalah di lingkungan dystopian. Saya memiliki begitu banyak hal visual yang terjadi pada saat ini. "

Sementara itu, Radiohead pekan lalu menanggapi "diretas" setelah memiliki 18 jam materi yang sebelumnya tidak pernah terdengar dari pembuatan 'OK Computer' bocor dengan merilis sesi sendiri, untuk waktu yang terbatas.

Baca juga: Radiohead gugat Lana Del Rey

Baca juga: Lagu Radiohead diaransemen ulang peraih Oscar untuk serial BBC Earth

Baca juga: Radiohead luncurkan album "OK Computer" versi baru

Pewarta : ANTARANEWS
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2024