Kudus targetkan 18 Kampung KB jadi Kampung Keluarga Berkualitas
Kamis, 23 Mei 2019 18:22 WIB
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB Kudus Ludful Hakim bersama jajarannya berfoto di depan gapura Desa Sambung, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, sebagai Kampung KB. (Foto: Dok.)
Kudus (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menargetkan sebanyak 18 Kampung Keluarga Berencana bisa naik kelas menjadi Kampung Keluarga Berkualitas, kata Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB Kudus Ludful Hakim.
"Upaya yang akan kami lakukan, salah satunya melalui sejumlah program untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di desa setempat," ujarnya didampingi Kabid Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (KB) Dewi Mashitoh di Kudus, Kamis.
Kegiatan yang direncanakan, mulai dari pertemuan dengan kelompok kerja, kemudian menggelar musyawarah Kampung KB serta lokakarya mini terkait ketahanan keluarga melalui bina balita, bina remaja, lansia, bina keluarga, dan usaha peningkatan keluarga sejahtera. "Serta pendekatan kepada remaja melalui pengembangan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK Remaja)," ujarnya.
Nantinya, Dinsos juga akan melakukan sosialisasi dan fungsi keluarga di bidang keagamaan, pendidikan, cinta kasih, reproduksi, ekonomi, sosial budaya dan lingkungan.
Untuk mewujudkannya, Dinsos Kudus tidak bisa bergerak sendirian, melainkan membutuhkan bantuan organisasi perangkat daerah (OPD) lain karena ada bidang pendidikan, keagamaan serta bidang-bidang lainnya.
Oleh karena itu, kata dia, ada penguatan regulasi melalui surat keputusan (SK) Bupati yang nantinya lintas sektor mendukung kenaikan kelas Kampung KB menjadi Kampung Keluarga Berkualitas.
Dinsos juga melakukan peningkatan kualitas kaum perempuan di kampung KB dengan memberikan pelatihan kewirausahaan untuk menambah pengetahuan dan keterampilan usaha ekonomi mereka.
Ia mengatakan Kampung KB merupakan kampung dengan jumlah keluarga miskin di atas rata-rata tingkat desa di mana kampung tersebut berada dan pencapaian KB di desa tersebut sangat rendah.
Selain itu, kampung tersebut juga berada di wilayah kumuh, berada di Daerah Aliran Sungai (DAS), di kawasan miskin, termasuk miskin perkotaan, terpencil, wilayah perbatasan, kawasan industri, kawasan wisata, dan tingkat kepadatan penduduk tinggi.
Ciri lain dari Kampung KB, yakni memiliki tingkat pendidikan masih rendah serta infrastruktur kurang memadai.
Adapun belasan kampung KB di Kabupaten Kudus, tersebar di delapan kecamatan, yakni Kecamatan Undaan, Kota, Kaliwungu, Mejobo, Jekulo, Gebog, dan Dawe dengan jumlah desa bervariasi. ***3***
"Upaya yang akan kami lakukan, salah satunya melalui sejumlah program untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di desa setempat," ujarnya didampingi Kabid Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (KB) Dewi Mashitoh di Kudus, Kamis.
Kegiatan yang direncanakan, mulai dari pertemuan dengan kelompok kerja, kemudian menggelar musyawarah Kampung KB serta lokakarya mini terkait ketahanan keluarga melalui bina balita, bina remaja, lansia, bina keluarga, dan usaha peningkatan keluarga sejahtera. "Serta pendekatan kepada remaja melalui pengembangan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK Remaja)," ujarnya.
Nantinya, Dinsos juga akan melakukan sosialisasi dan fungsi keluarga di bidang keagamaan, pendidikan, cinta kasih, reproduksi, ekonomi, sosial budaya dan lingkungan.
Untuk mewujudkannya, Dinsos Kudus tidak bisa bergerak sendirian, melainkan membutuhkan bantuan organisasi perangkat daerah (OPD) lain karena ada bidang pendidikan, keagamaan serta bidang-bidang lainnya.
Oleh karena itu, kata dia, ada penguatan regulasi melalui surat keputusan (SK) Bupati yang nantinya lintas sektor mendukung kenaikan kelas Kampung KB menjadi Kampung Keluarga Berkualitas.
Dinsos juga melakukan peningkatan kualitas kaum perempuan di kampung KB dengan memberikan pelatihan kewirausahaan untuk menambah pengetahuan dan keterampilan usaha ekonomi mereka.
Ia mengatakan Kampung KB merupakan kampung dengan jumlah keluarga miskin di atas rata-rata tingkat desa di mana kampung tersebut berada dan pencapaian KB di desa tersebut sangat rendah.
Selain itu, kampung tersebut juga berada di wilayah kumuh, berada di Daerah Aliran Sungai (DAS), di kawasan miskin, termasuk miskin perkotaan, terpencil, wilayah perbatasan, kawasan industri, kawasan wisata, dan tingkat kepadatan penduduk tinggi.
Ciri lain dari Kampung KB, yakni memiliki tingkat pendidikan masih rendah serta infrastruktur kurang memadai.
Adapun belasan kampung KB di Kabupaten Kudus, tersebar di delapan kecamatan, yakni Kecamatan Undaan, Kota, Kaliwungu, Mejobo, Jekulo, Gebog, dan Dawe dengan jumlah desa bervariasi. ***3***
Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
UMS luncurkan prototipe sains berbasis warga di Rusunawa Surakarta melalui Kampung Peduli TBC
14 December 2025 13:12 WIB
Gubernur Jateng ajak putra daerah pulang kampung untuk membangun daerahnya
08 December 2025 8:43 WIB
Kampung Singkong Salatiga diharapkan jadi salah satu destinasi wisata unggulan
08 November 2025 6:32 WIB
Festival Wali Setaman 2025 wujud kolaborasi UMS bangun Kampung Eduwisata di Kota Magelang
07 November 2025 18:58 WIB
Astra Daihatsu ambil bagian pada pengolahan sampah dan lingkungan di Solo Raya
20 October 2025 16:26 WIB
Air Mata Di Ujung Sajadah 2 jadi momen produser film pulang ke kampung halaman
17 October 2025 13:26 WIB