Jakarta (ANTARA) - Dua pabrikan otomotif Jepang, Nissan dan Mitsubishi, memperluas kolaborasinya dengan memproduksi empat mobil mini terbaru (kei car) yang akan dijual di Jepang, pada akhir Maret.

"Mobil-mobil model baru itu menawarkan peningkatan kinerja meliputi mesin dan transmisi. Model itu juga menampilkan desain baru. Meskipun Nissan dan Mitsubishi berbagi komponen utama, mereka tetap mempertahankan karakter merek secara terpisah," demikian keterangan Nissan dalam situs resmi mereka pada Jumat.

Untuk pertama kalinya, mobil-mobil mini itu akan menyematkan teknologi mengemudi semi-otonom yang bisa digunakan saat melintasi jalur tunggal di jalan tol.

Empat mobil mini akan diproduksi di pabrik Mitsubishi Jepang, antara lain model all-new Nissan Dayz, Nissan Dayz Highway Star, Mitsubishi eK wagon dan Mitsubishi eK X.

Kolaborasi dua perusahaan yang dinamai NMKV itu mengintegrasikan teknologi canggih Nissan dengan pengalaman Mitsubishi dalam memproduksi mobil mini, terutama yang bertipe wagon.
  Mobil mini Nissan dan Mitsubishi dilengkapi teknologi semi-otonom (ANTARA News/Nissan)

Perusahaan itu telah meluncurkan model generasi pertama pada 2013. Kemudian, NMKV meningkatkan kolaborasinya sejak menjadi mitra aliansi Nissan-Renault pada 2016.

All New Nissan Livina diluncurkan di Indonesia yang menggunakan platform Mitsubishi Xpander, pada Februari 2019.

Empat model kolaborasi Nissan dan Mitsubishi itu akan masuk ke diler-diler di Jepang pada akhir Maret 2019.Tapi, dua perusahaan itu belum mengumumkan harga resmi.

Pewarta : Alviansyah Pasaribu
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2024