Semarang (Antaranews Jateng) - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi M. Nasir menyatakan bahwa sepeda motor listrik segera diproduksi secara massal sebagai salah satu sarana transportasi yang ramah lingkungan.

"Motor listrik Januari ini produksi massal, yang kemarin sudah 'di-launching' Pak Presiden di Istana Negara pada November 2018," kata Menristekdikti di Semarang, Rabu.

Menristekdikti menyebutkan produksi pertama sepeda listrik akan berjumlah 5.000 unit per bulan.

"Mudah-mudahan Januari produksi massal (sepeda motor listrik) sudah dimulai," ujarnya.

Pada awal November 2018, Presiden Joko Widodo telah mencoba langsung sepeda motor listrik "Gesits" hasil kolaborasi PT Gesits Technologies Indo (GTI) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Presiden Jokowi mencoba mengendarai sepeda motor listrik "Gesits" dari Istana Merdeka hingga Istana Negara atau sejauh 200 meter lebih.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga mengungkapkan bahwa sepda motor listrik buatan ITS ini tidak akan mendapatkan proteksi dari pemerintah karena tidak akan mendidik.

"Tidak ada proteksi. Itu tidak mendidik. Sebuah produk apa pun kalau harganya kompetitif dibanding produk lainnya pasti akan diterima pasar," kata Presiden Jokowi.

Pewarta : Wisnu Adhi Nugroho
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2024