Ribuan liter miras hasil operasi di Solo dimusnahkan
Rabu, 6 Juni 2018 10:41 WIB
Kepala Polresta Surakarta Kombes Pol Ribut Hari Wibowo (kiri) didampingi Wakil Wali Kota Achmad Purnomo (kanan) saat melakukan pemusnahan ribuan liter minuman keras di Halaman Plaza Manahan Solo, Rabu. (Foto:Bambang Dwi Marwoto)
Solo (Antaranews Jateng) - Kepolisian Resor Kota Surakarta memusnahkan sejumlah barang bukti termasuk ribuan liter minuman keras hasil operasi cipta kondisi penyakit masyarakat selama Ramadhan dalam gelar pasukan Operasi Pekat Candi 2018 di halaman Plaza Manahan Solo, Rabu.
Pada gelar pasukan Operasi Pekat Candi 2018 yang dipimpin oleh Kepala Polresta Surakarta Kombe Pol Ribut Hari Wibowo dan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Achmad Purnomo, para pejabat Muspida Kota Surakarta, dan diikuti seribuan peserta baik dari anggota Polri, TNI, komponen terkait seperti pemkot, ormas, dan satgas.
Menurut Kepala Polresta Surakarta Kombes Pol Ribut Hari Wibowo, pemusnahkan sejumlah barang bukti tersebut hasil operasi dalam rangka cipta kondisi menjelang Ramadhan, dan hasilnya dimusnahkan secara bersama-sama dengan instansi terkait.
"Barang bukti yang dimusnahkan antara lain 1.251, liter ciu, 354 botol minuman keras yang memabukan. 50 liter jamu oplosan, 252,5 gram sabu-sabu, dan 8 butir enex," kata Kapolres usai gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2018.
Kapolres mengatakan menyambut Lebaran untuk Kota Surakarta sudah disiapkan pengamanan secara maksimal melibatkan unsur Polri dibantu anggota TNI dan seluruh stakeholder terkait termasuk elemen Pemkot Surakarta, Ormas, seluruh komponen masyarakat dalam mengamankan wilayah.
Selain itu, Kapolres menjelaskan Polresta Surakarta untuk Pos Pengamanan (Pospam) ada empat titik, dan satu pos pelayanan terpadu di Bentang Vastenburg Jalan Jenderal Sudirman.
"Kami yang terlibat dalam pengamanan Kota Solo selama liburan Lebaran sebanyak 1.100 personel baik dari Polri, TNI, dan komponen terkait," kata Kapolres.
Namun, pihaknya masih dibantu oleh satuan tugas, ormas, dan elemen lainnya, sehingga diharapkan pengamanan bisa lebih maksimal.
Selain itu, Polresta Surakarta juga telah menyiapkan pasukan khusus dari Satuan Lalu Lintas sebagai tim pengurai jika terjadi kemacetan arus lalu lintas.
Seanjutnya, menempatkan anggota di daerah titik-titik potensi kemacetan seperti di kawasan Pasar Nongko, Palang Joglo dan Purwosari serta pusat pembelanjaan seperti mall di Solo.
Kendati demikian, Kapolres mengimbau masyarakat Kota Surakarta dan para pemudik untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyaman Kota Solo.
Pada gelar pasukan Operasi Pekat Candi 2018 yang dipimpin oleh Kepala Polresta Surakarta Kombe Pol Ribut Hari Wibowo dan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Achmad Purnomo, para pejabat Muspida Kota Surakarta, dan diikuti seribuan peserta baik dari anggota Polri, TNI, komponen terkait seperti pemkot, ormas, dan satgas.
Menurut Kepala Polresta Surakarta Kombes Pol Ribut Hari Wibowo, pemusnahkan sejumlah barang bukti tersebut hasil operasi dalam rangka cipta kondisi menjelang Ramadhan, dan hasilnya dimusnahkan secara bersama-sama dengan instansi terkait.
"Barang bukti yang dimusnahkan antara lain 1.251, liter ciu, 354 botol minuman keras yang memabukan. 50 liter jamu oplosan, 252,5 gram sabu-sabu, dan 8 butir enex," kata Kapolres usai gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2018.
Kapolres mengatakan menyambut Lebaran untuk Kota Surakarta sudah disiapkan pengamanan secara maksimal melibatkan unsur Polri dibantu anggota TNI dan seluruh stakeholder terkait termasuk elemen Pemkot Surakarta, Ormas, seluruh komponen masyarakat dalam mengamankan wilayah.
Selain itu, Kapolres menjelaskan Polresta Surakarta untuk Pos Pengamanan (Pospam) ada empat titik, dan satu pos pelayanan terpadu di Bentang Vastenburg Jalan Jenderal Sudirman.
"Kami yang terlibat dalam pengamanan Kota Solo selama liburan Lebaran sebanyak 1.100 personel baik dari Polri, TNI, dan komponen terkait," kata Kapolres.
Namun, pihaknya masih dibantu oleh satuan tugas, ormas, dan elemen lainnya, sehingga diharapkan pengamanan bisa lebih maksimal.
Selain itu, Polresta Surakarta juga telah menyiapkan pasukan khusus dari Satuan Lalu Lintas sebagai tim pengurai jika terjadi kemacetan arus lalu lintas.
Seanjutnya, menempatkan anggota di daerah titik-titik potensi kemacetan seperti di kawasan Pasar Nongko, Palang Joglo dan Purwosari serta pusat pembelanjaan seperti mall di Solo.
Kendati demikian, Kapolres mengimbau masyarakat Kota Surakarta dan para pemudik untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyaman Kota Solo.
Pewarta : Bambang Dwi Marwoto
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jokowi jalani pemeriksaan di Polresta Surakarta terkait tudingan ijazah palsu
11 February 2026 20:53 WIB
Polresta Surakarta edukasi pengendara soal tujuh prioritas penindakan
12 February 2025 8:42 WIB, 2025
Polresta Surakarta cek kursi jemaah dan mimbar Gereja Santo Antonius Purbayan
23 December 2024 15:32 WIB, 2024
Terpopuler - Hukum dan Kriminal
Lihat Juga
Polisi ungkap penipuan berkedok "Sultan Nusantara" di Banyumas, korban rugi Rp50,8 juta
26 May 2026 14:39 WIB
Polisi ungkap tindak pidana penghimpunan dana ilegal triliunan berkedok koperasi
21 May 2026 22:28 WIB