Semarang, ANTARA JATENG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Semarang, Jawa Tengah, mengkhawatirkan gedung parkir di Balai Kota Semarang yang terancam mangkrak jika tidak bisa terselesaikan pada tahun ini.

"Kalau gedung parkir Balai Kota Semarang tidak selesai pada tahun ini, kemungkinan akan mangrak karena tidak bisa langsung digunakan," kata Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Joko Santoso di Semarang, Jumat.

Politikus Partai Gerindra itu menjelaskan bahwa proyek pembangunan gedung parkir Balai Kota Semarang tahap kedua tidak dianggarkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Semarang 2018.

Belum tentu juga, kata dia, kelanjutan proyek gedung parkir untuk pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Balai Kota Semarang itu dianggarkan lagi pada APBD Perubahan 2018.

"Sangat disayangkan kalau sampai mangkrak. `Kan tidak bisa langsung digunakan. Kami melihat pengerjaan proyek gedung parkir juga belum selesai, padahal waktunya sudah sangat mepet hingga akhir tahun," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Wiwin Subiyono menyebutkan progres pembangunan Gedung Parkir Balai Kota Semarang masih menyisakan pekerjaan sekitar 25 persen lagi.

"Masih 25 persen lagi pengerjaannya. Belum tentu kelanjutan proyek ini dimasukkan dalam APBD perubahan tahun depan. Makanya, sangat disayangkan jika sampai mangkrak nanti," kata politikus Partai Demokrat itu.

Sementara itu, Kepala Bidang Penataan dan Pengawasan Dinas Tata Ruang Kota Semarang Beta Marhendiyanto mengatakan bahwa batas pengerjaan proyek gedung parkir tahap pertama tersebut sampai 25 Desember 2017.

Dari nilai pagu anggaran sebesar Rp10 miliar, kata dia, proyek gedung parkir untuk tahap pertama itu dimenangi pemenang lelang dengan nilai kontrak sebesar Rp8,9 miliar.

"Gedung parkir ini untuk kendaraan roda dua atau sepeda motor. Kapasitasnya dari perencanaan sampai 800 motor. Yang belum selesai, instalasi listrik dan pujasera," katanya.

Diakuinya bahwa cukup banyak kendala dalam pengerjaan proyek itu karena lokasi proyek di dalam lingkungan Balai Kota Semarang yang berbarengan dengan aktivitas kantor dan pemerintahan, di samping kondisi cuaca.

Meski demikian, Beta merasa optimistis penyelesaian proyek tersebut sesuai dengan tenggat waktu yang ditetapkan, salah satunya dengan pengerjaan secara sif siang dan malam hari.

Berdasarkan pantauan Antara, pengerjaan proyek gedung parkir Balai Kota Semarang masih berlangsung dengan aktivitas pekerja siang dan malam, sementara kondisi bangunan sudah berbentuk gedung berlantai tiga.



Pewarta : Zuhdiar Laeis
Editor :
Copyright © ANTARA 2026