Snapchat Blokir Al Jazeera di Saudi Terkait Krisis Qatar
Selasa, 19 September 2017 16:32 WIB
Aplikasi SnapChat. ( ANTARA News/Natisha.A)
Dubai, ANTARA JATENG – Snapchat memblokir stasiun penyiaran Qatar Al
Jazeera dari aplikasinya di Arab Saudi atas permintaan pemerintah Arab
Saudi, ungkap aplikasi sosial media tersebut pada Senin (18/09), ketika
ketegangan bergolak di antara negara-negara Teluk itu.
Pihak berwenang Arab Saudi menuduh Al Jazeera bertindak sebagai juru bicara kelompok ekstremis yang telah dibantah oleh Aljazeera.
Di samping Uni Emirat Arab, Mesir dan Bahrain, Arab Saudi memberlakukan blokade di Qatar pada Juni, dalam krisis diplomatik terburuk di Teluk itu selama bertahun-tahun.
"Kami berusaha mematuhi undang-undang setempat di negara tempat kami beroperasi," ujar juru bicara perusahaan induk Snap Inc.
Al Jazeera mengecam pemblokiran ini sebagai sebuah serangan terhadap kebebasan berekspresi.
"Kami mengetahui tindakan Snapchat mengkhawatirkan," kata direktur pelaksana Al Jazeera jenderal Mostefa Souag dalam sebuah pernyataan.
"Ini berarti rezim dan negara dapat membungkan suara atau platform yang tidak mereka setujui dengan memberikan tekanan pada pemilik platform media sosial."
Snap Inc. mengatakan pihak berwenang Arab Saudi telah meminta mereka memblokir akun Al Jazeera di kerajaan itu sebelum akhir pekan, dengan alasan bahwa saluran Discover dari Al Jazeera melanggar undang-undang setempat.
Namun, sejauh ini saluran Snapchat Al Jazeera masih dapat diakses di Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir.
(Baca juga: Snapchat hadirkan filter Pikachu)
Pihak berwenang Arab Saudi menuduh Al Jazeera bertindak sebagai juru bicara kelompok ekstremis yang telah dibantah oleh Aljazeera.
Di samping Uni Emirat Arab, Mesir dan Bahrain, Arab Saudi memberlakukan blokade di Qatar pada Juni, dalam krisis diplomatik terburuk di Teluk itu selama bertahun-tahun.
"Kami berusaha mematuhi undang-undang setempat di negara tempat kami beroperasi," ujar juru bicara perusahaan induk Snap Inc.
Al Jazeera mengecam pemblokiran ini sebagai sebuah serangan terhadap kebebasan berekspresi.
"Kami mengetahui tindakan Snapchat mengkhawatirkan," kata direktur pelaksana Al Jazeera jenderal Mostefa Souag dalam sebuah pernyataan.
"Ini berarti rezim dan negara dapat membungkan suara atau platform yang tidak mereka setujui dengan memberikan tekanan pada pemilik platform media sosial."
Snap Inc. mengatakan pihak berwenang Arab Saudi telah meminta mereka memblokir akun Al Jazeera di kerajaan itu sebelum akhir pekan, dengan alasan bahwa saluran Discover dari Al Jazeera melanggar undang-undang setempat.
Namun, sejauh ini saluran Snapchat Al Jazeera masih dapat diakses di Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir.
(Baca juga: Snapchat hadirkan filter Pikachu)
Pewarta : Ida Nurcahyani
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ratusan pendukung PSIS sempat blokade akses masuk Stadion Jatidiri Semarang
12 December 2024 6:09 WIB, 2024
Dukung pemberantasan perjudian, BRI blokir ribuan rekening terindikasi penampungan judi online
28 June 2024 15:53 WIB, 2024
Bappebti blokir 1.075 domain situs web berentitas ilegal bidang perdagangan berjangka komoditi
07 July 2023 9:45 WIB, 2023
Pakar : Google, Facebook, dan Twitter terancam diblokir tunjukkan ketegasan pemerintah
18 July 2022 13:16 WIB, 2022
Terpopuler - IT
Lihat Juga
Wamenag tekankan tanggung jawab moral manusia atas kecerdasan buatan di ICIMS 2026 UMS
10 February 2026 17:55 WIB
Dosen UMS soroti risiko dan standar perlindungan data pada registrasi SIM berbasis face recognition
07 February 2026 18:58 WIB
Fitur Anti-Spam dan Anti-Scam Indosat cegah ratusan juta upaya penipuan digital
26 November 2025 22:28 WIB
Mahasiswa Sekolah Vokasi Undip juara melalui AISA, Sahabat Cerdas Petani Sawit
07 November 2025 13:21 WIB