Magelang, ANTARA JATENG - Melalui kinerja yang optimal Bank Magelang, Kota Magelang meraih tiga penghargaan, yakni The Best BPR Kategori Aset Rp100 Miliar-Rp 250 Miliar, The Best CEO atas nama Heri Nurjianto, dan Pembina Terbaik untuk Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito.

"Penghargaan diberikan oleh Majalah Economic Review bekerja sama dengan Ideku Group. `Award` kali ini terasa sangat spesial, karena kali pertama mendapat penghargaan untuk Pembina Terbaik yang diberikan kepada Wali Kota Magelang," ujar Direktur Bank Perkreditan Rakyat Bank Magelang Heri Nurjianto melalui telepon dari Singapura, Kamis

Penyerahan penghargaan dalam ajang Anugerah BPR Indonesia V Tahun 2017 tersebut, di Singapura terkait dengan rangkaian peringatan 50 tahun hubungan RI-Singapura.

Bagi Bank Magelang yang merupakan perusahaan daerah milik Pemkot Magelang itu, penghargaan tersebut sebagai kelima kalinya sejak program tersebut bergulir pada 2013. Pada 2013, Bank Magelang meraih tiga di antara lima kategori penghargaan, pada 2014-2016 meraih dua kategori, sedangkan pada 2017 meraih tiga kategori.

Ajang Anugerah BPR Indonesia V/2017 untuk 400 BPR se-Indonesia. Beberapa BPR mendapat penghargaan setiap tahun.

Sebelumnya, pihaknya terlebih dahulu mengisi formulir kepesertaan program tersebut untuk dikirim kepada pihak penyelenggara. Penyelenggara kemudian mengirim kuesioner yang berisi beberapa poin, antara lain menyangkut keuangan, pemasaran, teknologi informasi, dan tanggung jawab sosial perusahaan.

"Dari situ muncul nominator yang diundang ke Perbanas Institute di Jakarta untuk presentasi. Saya sendiri yang presentasi di hadapan enam dewan juri, terdiri dari praktisi perbankan, konsultan, pengajar, dan lainnya. Juri ingin mengetahui lebih detail soal `best practice` kami," katanya.

Dalam presentasi, ia mengaku menyampaikan banyak hal terkait dengan "best practice" yang telah dilakukan manajemen Bank Magelang, antara lain penerapan dengan baik teknologi informasi sebagai sistem antisipasi seputar data transaksi dan soal inovasi pengelolaan dana pedagang kaki lima.

"Inovasi ini jadi poin plus. Tidak banyak BPR yang mau mengelola dana PKL. Kami di antara yang sedikit itu sehingga mendapat pujian dewan juri. Kami sudah lama mengelola dana PKL yang berasal dari pusat-pusat PKL di Kota Magelang, seperti Tuin van Java, Kartika Sari, Sejuta Bunga, Jenggolo, Badakan, Rejowinangun, dan Sidomukti," katanya.

Pada kesempatan itu, pihaknya juga mendapat beberapa catatan penting dari dewan juri, seperti menyangkut sumber daya manusia yang bukan saja memiliki keterampilan di bidang tertentu, namun juga tepat dalam memosisikan diri sesuai dengan bakatnya.

Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito menyatakan bangga atas penghargaan tersebut karena menjadi salah satu bukti bahwa jajaran perbankan tersebut bekerja secara optimal.

"Raihan prestasi ini tidak lepas dari kerja keras berbagai pihak, termasuk peran serta para nasabah yang setia pada Bank Magelang," ujarnya.

Pada masa mendatang, katanya, Bank Magelang harus terus meningkatkan kinerja perbankan dan pelayanan kepada masayrakat. (hms).


Pewarta : Anggit Pamungkas
Editor :
Copyright © ANTARA 2024