38 Peserta Difabel Lolos SBMPTN
Senin, 12 Juni 2017 16:26 WIB
Pengawas ujian membacakan soal psikotes kepada peserta penyandang tuna netra dalam Seleksi Penerimaan Khusus Penyandang Difabel (SPKPD) di Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, Rabu (29/7). (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)
Jakarta, ANTARA JATENG - Ketua Panitia Seleksi Bersama Masuk Perguruan
Tinggi Negeri (SBMPTN), Prof Ravik Karsidi, mengatakan sebanyak 38
peserta difabel lolos seleksi tersebut.
"Menarik pada tahun ini, terdapat 38 peserta penyandang disabilitas yang diterima pada SBMPTN 2017 dari 226 peserta terdaftar," ujar Ravik dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.
Penyandang disabilitas yang lolos SBMPTN yakni tuna netra, tuna rungu, tuna wicara, dan tuna daksa.
Panitia SBMPTN mengumumkan sebanyak 148.066 peserta lulus SBMPTN 2017 akan diumumkan pada hari Selasa, 13 Juni 2017 mulai pukul 14.00 WIB. Dari jumlah itu, diketahui yang diterima hanya 14,36 persen dari 797.738 peserta SBMPTN.
Pada tahun ini terjadi peningkatan jumlah peserta SBMPTN dan jumlah peserta yang diterima di PTN. Total pendaftar SBMPTN 2017 adalah 797.738, lebih tinggi dari tahun 2016 sebanyak 721.326 pendaftar.
PTN yang memiliki nilai tertinggi untuk kelompok ujian Saintek yakni Institut Teknologi Bandung, Universitas Indonesia dan Universitas Gadjah Mada.
Sementara, untuk kelompok ujian soshum yakni Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada dan Institut Teknologi Bandung.
Sedangkan 10 program studi yang paling banyak diminati peserta SBMPTN yakni manajemen, akuntansi, ilmu hukum, pendidikan dokter, teknik sipil, ilmu komunikasi, teknik industri, psikologi, farmasi, dan agribisnis.
Bagi peserta yang tidak lolos SBMPTN, masih memiliki kesempatan masuk PTN melalui jalur Ujian Mandiri yang diselenggarakan masing-masing PTN.
(Baca juga: 148.066 peserta lulus SBMPTN 2017)
"Menarik pada tahun ini, terdapat 38 peserta penyandang disabilitas yang diterima pada SBMPTN 2017 dari 226 peserta terdaftar," ujar Ravik dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.
Penyandang disabilitas yang lolos SBMPTN yakni tuna netra, tuna rungu, tuna wicara, dan tuna daksa.
Panitia SBMPTN mengumumkan sebanyak 148.066 peserta lulus SBMPTN 2017 akan diumumkan pada hari Selasa, 13 Juni 2017 mulai pukul 14.00 WIB. Dari jumlah itu, diketahui yang diterima hanya 14,36 persen dari 797.738 peserta SBMPTN.
Pada tahun ini terjadi peningkatan jumlah peserta SBMPTN dan jumlah peserta yang diterima di PTN. Total pendaftar SBMPTN 2017 adalah 797.738, lebih tinggi dari tahun 2016 sebanyak 721.326 pendaftar.
PTN yang memiliki nilai tertinggi untuk kelompok ujian Saintek yakni Institut Teknologi Bandung, Universitas Indonesia dan Universitas Gadjah Mada.
Sementara, untuk kelompok ujian soshum yakni Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada dan Institut Teknologi Bandung.
Sedangkan 10 program studi yang paling banyak diminati peserta SBMPTN yakni manajemen, akuntansi, ilmu hukum, pendidikan dokter, teknik sipil, ilmu komunikasi, teknik industri, psikologi, farmasi, dan agribisnis.
Bagi peserta yang tidak lolos SBMPTN, masih memiliki kesempatan masuk PTN melalui jalur Ujian Mandiri yang diselenggarakan masing-masing PTN.
(Baca juga: 148.066 peserta lulus SBMPTN 2017)
Pewarta : Indriani
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menkomdigi tekankan inovasi teknologi dan AI wajib berpusat pada manusia
30 September 2026 13:11 WIB
KPK mendalami dugaan Silmy Karim dan Bagus memberi uang setiap bimbingan S3
30 September 2026 8:44 WIB
SAR Timika menemukan 8 korban kapal LCT di Perairan Puriri dalam keadaan selamat
29 September 2026 9:16 WIB
35 kantor berita Asia Pasifik membahas penanganan disinformasi di Moskow
23 September 2026 21:11 WIB
Perum LKBN ANTARA galang kerja sama dengan tiga media Rusia berskala global
23 September 2026 9:00 WIB
Terpopuler - NASIONAL
Lihat Juga
Menkomdigi tekankan inovasi teknologi dan AI wajib berpusat pada manusia
30 September 2026 13:11 WIB
KPK mendalami dugaan Silmy Karim dan Bagus memberi uang setiap bimbingan S3
30 September 2026 8:44 WIB
SAR Timika menemukan 8 korban kapal LCT di Perairan Puriri dalam keadaan selamat
29 September 2026 9:16 WIB
35 kantor berita Asia Pasifik membahas penanganan disinformasi di Moskow
23 September 2026 21:11 WIB
Perum LKBN ANTARA galang kerja sama dengan tiga media Rusia berskala global
23 September 2026 9:00 WIB
Tim SAR kembali sisir daratan Carita hingga Pantai Anyer cari jurnalis dan kru kapal yang hilang
17 September 2026 9:31 WIB