3.000 Warga Ikuti Mudik Gratis Pemprov Jabar
Senin, 12 Juni 2017 12:38 WIB
Ilustrasi - Pemudik Sepeda Motor (ANTARA FOTO/Risky Andrianto )
Bandung, ANTARA JATENG - Sebanyak 3.000 warga mengikuti program mudik
gratis yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 Juni 2017, program
tersebut diadakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas
Perhubungan.
"Kita ada 60 bus yang kita siapkan, itu sudah penuh semua. Total 60 dikali 50 kursi itu sekitar 3.000. Jadi alhamdulillah orientasi kita kepada pemudik yang menggunakan sepeda motor," kata Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dedi Taufik, di Bandung, Senin.
Dedi menuturkan ada tiga titik keberangkatan dalam program mudik gratis tersebut yakni di Kota Bandung, Kota Bekasi dan Kota Sukabumi dengan tujuan sejumlah daerah di Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.
"Adapun daerah tujuan mudik gratis Pemprov Jawa Barat ini adalah di antaranya Semarang, Yogjakarta dan Solo," kata dia.
Selain itu, lanjut Dedi, pihaknya juga menyiapkan tiga truk untuk mengangkut sepeda motor milik pemudik asal Jawa Barat ke sejumlah daerah di Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Program Mudik Gratis dari Pemprov Jabar ini lebih lanjut, kata Dedi, diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas yang disebabkan oleh pemudik dengan menggunakan sepeda motor.
"Ini juga salah satu upaya untuk mengurangi angka kecelakaan yang disebabkan oleh sepeda motor, biar mudiknya aman, nyaman, selamat sampai tujuan," katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Jawa Barat Daddy Rohanady berharap perusahaan swasta bisa menggelar acara mudik gratis untuk masyarakat atau karyawannya sebagai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran berlangsung.
"Ya tentunya akan lebih bagus lagi kalau setiap perusahaan atau instansi itu menyelenggarakan mudik bareng atau mudik gratis. Ini kan bisa diambil dari dana CSR perusahaannya. Jadi kami mendorong dan mengimbau perusahaan gelar mudik gratis," kata Daddy Rohanady.
Ia menuturkan selama ini kasus kecelakaan selama arus mudik dan balik lebaran paling banyak terjadi pada pemudik kendaraan bermotor roda dua.
"Saya kira semakin banyak pemudik yang beralih ke kendaraan bus itu mungkin bisa mengurangi kecelakaan karena seperti yang kita ketahui pemudik sepeda motor itu paling rawan menjadi korban kecelakaan," kata dia.
"Kita ada 60 bus yang kita siapkan, itu sudah penuh semua. Total 60 dikali 50 kursi itu sekitar 3.000. Jadi alhamdulillah orientasi kita kepada pemudik yang menggunakan sepeda motor," kata Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dedi Taufik, di Bandung, Senin.
Dedi menuturkan ada tiga titik keberangkatan dalam program mudik gratis tersebut yakni di Kota Bandung, Kota Bekasi dan Kota Sukabumi dengan tujuan sejumlah daerah di Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.
"Adapun daerah tujuan mudik gratis Pemprov Jawa Barat ini adalah di antaranya Semarang, Yogjakarta dan Solo," kata dia.
Selain itu, lanjut Dedi, pihaknya juga menyiapkan tiga truk untuk mengangkut sepeda motor milik pemudik asal Jawa Barat ke sejumlah daerah di Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Program Mudik Gratis dari Pemprov Jabar ini lebih lanjut, kata Dedi, diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas yang disebabkan oleh pemudik dengan menggunakan sepeda motor.
"Ini juga salah satu upaya untuk mengurangi angka kecelakaan yang disebabkan oleh sepeda motor, biar mudiknya aman, nyaman, selamat sampai tujuan," katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Jawa Barat Daddy Rohanady berharap perusahaan swasta bisa menggelar acara mudik gratis untuk masyarakat atau karyawannya sebagai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran berlangsung.
"Ya tentunya akan lebih bagus lagi kalau setiap perusahaan atau instansi itu menyelenggarakan mudik bareng atau mudik gratis. Ini kan bisa diambil dari dana CSR perusahaannya. Jadi kami mendorong dan mengimbau perusahaan gelar mudik gratis," kata Daddy Rohanady.
Ia menuturkan selama ini kasus kecelakaan selama arus mudik dan balik lebaran paling banyak terjadi pada pemudik kendaraan bermotor roda dua.
"Saya kira semakin banyak pemudik yang beralih ke kendaraan bus itu mungkin bisa mengurangi kecelakaan karena seperti yang kita ketahui pemudik sepeda motor itu paling rawan menjadi korban kecelakaan," kata dia.
Pewarta : Ajat Sudrajat
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menkomdigi tekankan inovasi teknologi dan AI wajib berpusat pada manusia
30 September 2026 13:11 WIB
KPK mendalami dugaan Silmy Karim dan Bagus memberi uang setiap bimbingan S3
30 September 2026 8:44 WIB
SAR Timika menemukan 8 korban kapal LCT di Perairan Puriri dalam keadaan selamat
29 September 2026 9:16 WIB
35 kantor berita Asia Pasifik membahas penanganan disinformasi di Moskow
23 September 2026 21:11 WIB
Perum LKBN ANTARA galang kerja sama dengan tiga media Rusia berskala global
23 September 2026 9:00 WIB
Terpopuler - NASIONAL
Lihat Juga
Menkomdigi tekankan inovasi teknologi dan AI wajib berpusat pada manusia
30 September 2026 13:11 WIB
KPK mendalami dugaan Silmy Karim dan Bagus memberi uang setiap bimbingan S3
30 September 2026 8:44 WIB
SAR Timika menemukan 8 korban kapal LCT di Perairan Puriri dalam keadaan selamat
29 September 2026 9:16 WIB
35 kantor berita Asia Pasifik membahas penanganan disinformasi di Moskow
23 September 2026 21:11 WIB
Perum LKBN ANTARA galang kerja sama dengan tiga media Rusia berskala global
23 September 2026 9:00 WIB
Tim SAR kembali sisir daratan Carita hingga Pantai Anyer cari jurnalis dan kru kapal yang hilang
17 September 2026 9:31 WIB