Densus 88 Amankan Seorang Terduga Teroris di Cibubur
Minggu, 28 Mei 2017 18:32 WIB
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto (ANTARA /Reno Esnir)
Jakarta, ANTARA JATENG - Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap
seorang pria berinisial R alias B di Cibubur, Jawa Barat, yang diduga
terkait dengan pelaku bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jakarta
Timur.
R alias B ditangkap karena diduga telah menemui pelaku bom bunuh diri yang bernama Ahmad Sukri sehari sebelum peristiwa, kata Kadivhumas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto, di Mabes Polri, Jakarta, Minggu.
"Yang bersangkutan sehari sebelumnya melakukan kontak dengan pelaku bom bunuh diri Kampung Melayu. Dia menyerahkan sesuatu kepada pelaku," kata Setyo.
R alias B ditangkap pada Sabtu (27/5) saat sedang berboncengan motor bersama anaknya dan seorang pria inisial K.
Dalam penangkapan R, petugas menyita barang bukti berupa dua ponsel, uang tunai Rp1,8 juta, sebuah dompet milik K dan BPKB motor.
"R alias B langsung dibawa Ke Mako Brimob Kelapa Dua, Depok untuk diperiksa," katanya.
Densus memiliki waktu 7x24 jam untuk memeriksa R sebelum menetapkannya sebagai tersangka.
Sebelumnya Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan bahwa dua pelaku peledakan bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur merupakan anggota jaringan terorisme Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bandung Raya.
"Mereka tergabung dalam sel Mundiriyah JAD Bandung Raya. JAD adalah salah satu pendukung utama ISIS melalui Bahrun Naim yang ada di Suriah," kata Jenderal Tito.
Menurut dia, pelaku peledakan pertama diketahui bernama Ichwan Nurul Salam. Identitasnya diketahui melalui DNA pembanding putra Ichwan yakni Jibril.
Sementara pelaku peledakan kedua adalah Ahmad Sukri yang identitasnya diketahui melalui DNA pembanding ibu kandungnya, Eti Nur Hasanah.
Tiga korban meninggal dalam peristiwa bom bunuh diri itu adalah tiga orang polisi, yaitu Bripda Taufan Tsunami, Bripda Ridho Setiawan, dan Bripda Imam Gilang Adinata. Ketiganya anggota Unit 1 Peleton 4 Direktorat Sabhara Polda Metro Jaya.
Sementara 11 orang lainnya mengalami luka-luka.
R alias B ditangkap karena diduga telah menemui pelaku bom bunuh diri yang bernama Ahmad Sukri sehari sebelum peristiwa, kata Kadivhumas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto, di Mabes Polri, Jakarta, Minggu.
"Yang bersangkutan sehari sebelumnya melakukan kontak dengan pelaku bom bunuh diri Kampung Melayu. Dia menyerahkan sesuatu kepada pelaku," kata Setyo.
R alias B ditangkap pada Sabtu (27/5) saat sedang berboncengan motor bersama anaknya dan seorang pria inisial K.
Dalam penangkapan R, petugas menyita barang bukti berupa dua ponsel, uang tunai Rp1,8 juta, sebuah dompet milik K dan BPKB motor.
"R alias B langsung dibawa Ke Mako Brimob Kelapa Dua, Depok untuk diperiksa," katanya.
Densus memiliki waktu 7x24 jam untuk memeriksa R sebelum menetapkannya sebagai tersangka.
Sebelumnya Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan bahwa dua pelaku peledakan bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur merupakan anggota jaringan terorisme Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bandung Raya.
"Mereka tergabung dalam sel Mundiriyah JAD Bandung Raya. JAD adalah salah satu pendukung utama ISIS melalui Bahrun Naim yang ada di Suriah," kata Jenderal Tito.
Menurut dia, pelaku peledakan pertama diketahui bernama Ichwan Nurul Salam. Identitasnya diketahui melalui DNA pembanding putra Ichwan yakni Jibril.
Sementara pelaku peledakan kedua adalah Ahmad Sukri yang identitasnya diketahui melalui DNA pembanding ibu kandungnya, Eti Nur Hasanah.
Tiga korban meninggal dalam peristiwa bom bunuh diri itu adalah tiga orang polisi, yaitu Bripda Taufan Tsunami, Bripda Ridho Setiawan, dan Bripda Imam Gilang Adinata. Ketiganya anggota Unit 1 Peleton 4 Direktorat Sabhara Polda Metro Jaya.
Sementara 11 orang lainnya mengalami luka-luka.
Pewarta : Anita Permata Dewi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tiga kapal TNI AL dilibatkan untuk pencarian lima jurnalis di Selat Sunda
10 September 2026 11:32 WIB
KPK menduga ada tarif tertentu untuk promosi jabatan di lingkungan Pemkab Pemalang
10 September 2026 10:40 WIB
Korps Marinir lintas negara mengasah kemampuan tempur di darat lewat SGS 2026
08 September 2026 15:56 WIB
Febrie Adriansyah diperiksa Tim 9 Kejagung terkait kasus korupsi dan TPPU
08 September 2026 10:55 WIB
Presiden Prabowo: Alokasi anggaran mitigasi bencana harus ditambah signifikan
07 September 2026 14:38 WIB
Menhub: Penutupan sementara 8 bandara diperpanjang hingga Senin pukul 09.00 WIB
07 September 2026 9:23 WIB
ANTARA melatih mahasiswa UKM Pers teknik penulisan standar kantor berita
05 September 2026 10:21 WIB
Terpopuler - NASIONAL
Lihat Juga
Tiga kapal TNI AL dilibatkan untuk pencarian lima jurnalis di Selat Sunda
10 September 2026 11:32 WIB
KPK menduga ada tarif tertentu untuk promosi jabatan di lingkungan Pemkab Pemalang
10 September 2026 10:40 WIB
Korps Marinir lintas negara mengasah kemampuan tempur di darat lewat SGS 2026
08 September 2026 15:56 WIB
Febrie Adriansyah diperiksa Tim 9 Kejagung terkait kasus korupsi dan TPPU
08 September 2026 10:55 WIB
Presiden Prabowo: Alokasi anggaran mitigasi bencana harus ditambah signifikan
07 September 2026 14:38 WIB
Menhub: Penutupan sementara 8 bandara diperpanjang hingga Senin pukul 09.00 WIB
07 September 2026 9:23 WIB
ANTARA melatih mahasiswa UKM Pers teknik penulisan standar kantor berita
05 September 2026 10:21 WIB